Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Banjir di Kecamatan Sembakung Kembali Naik, Lima Desa dan Ribuan Jiwa Terdampak

Asrullah RT • Rabu, 7 Januari 2026 | 13:00 WIB
TERDAMPAK: Kondisi Kantor Kecamatan Sembakung direndam banjir yang terjadi sejak Senin (5/1) hingga saat ini. Dan banjir meluas dan telah merendam sejumlah fasilitas umum, hingga ribuan rumah warga di
TERDAMPAK: Kondisi Kantor Kecamatan Sembakung direndam banjir yang terjadi sejak Senin (5/1) hingga saat ini. Dan banjir meluas dan telah merendam sejumlah fasilitas umum, hingga ribuan rumah warga di

NUNUKAN - Hari ketiga banjir yang terjadi di Kecamatan Sembakung terpantau kembali naik pada Rabu, (7/1). Dampaknya, telah merendam lima desa dengan ribuan jiwa di Kecamatan Sembakung.

Camat Sembakung, Agus Arif Darmawan menyampaikan berdasarkan informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Nunukan melalui BPBD Pos Sembakung pada Rabu, (7/1) sekira pukul 7.5 WITA kondisi air saat ini untuk wilayah Sembakung terpantau naik.

"Sesuai dengan pantau di lapangan, tinggi muka air (TMA) 4.59 meter. Terjadi kenaikan debit air 9 cm dari pantauan sebelumnya 4,50 meter dengan ketinggian normal yakni 3 meter," ucap Arief Agus Darmawan, Rabu (7/1).

Dengan kondisi ini fasilitas umum telah terendam di Desa Atap, Tembelunu, Manuk Bunggkul, Kecamatan Sembakung terdiri dari Pos Damkar Sembakung, BPU, GOR, SDN 1 Sembakung, SDN 2 Sembakung, SDN 3 Sembakung, SDN 4 Tembelunu, SMA Sembakung.

"Kantor PLN ULD Sembakung, UPT Disdik Sembakung, Kantor KUA Sembakung, Koramil Sembakung, SMPN 1 Sembakung, Kantor Pertanian," jelasnya.

Kemudian, Pustu Tembelunu, Posyandu Belibis Atap, Garuda Atap, Kantor Pos Giro Desa Atap, Masjid Jami Al-Hidayah Atap, Masjid, SDN, dan BPU Tagul, SDN 03 Tembelunu, SDN 006 Manuk Bungkul.

"Desa yang terdampak Desa Atap, Tagul, Lubakang, Manuk Bungkul dan Tunjung. Jumlah rumah yang terdampak 1.020 unit, 1.358 kepala keluarga dan 4.461 jiwa," rincinya.

Ia menegaskan, berdasarkan hasil pemantauan bersama tim di lapangan terdiri dari Kecamatan Sembakung, BPBD, TNI, Polri, Pemerintah Desa Atap, KSB, Tagana dan Relawan Destana Sembakung kondisi wilayah terpantau aman dan terkendali.

"Aktivitas masyarakat berjalan normal dengan tetap waspada terhadap potensi kenaikan air," pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#banjir #nunukan #sembakung