Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Soal Manajemen Kebencanaan, Plt Sekda: TRC Harus Solid dan Terlatih dalam Penanganan Bencana

Asrullah RT • Selasa, 25 November 2025 | 13:10 WIB
Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Raden Iwan Kurniawan saat memberikan arahan kepada peserta Bimtek Penanganan Bencana, Senin 26/11
Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Raden Iwan Kurniawan saat memberikan arahan kepada peserta Bimtek Penanganan Bencana, Senin 26/11

NUNUKAN - Langkah penanganan kejadian bencana menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan. Karena itu peningkatan kapasitas petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan dan pihak terkait dilakukan.

Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Raden Iwan Kurniawan menyampaikan Bimbingan Teknis (Bimtek) BPBD terkait Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana (Jitupasna), Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana (R3P), serta Penguatan Kapasitas Tim Reaksi Cepat (TRC) Kabupaten Nunukan.

"Tujuan agar manajemen kebencanaan, mulai dari pembentukan tim pengkajian pascabencana, tim rehabilitasi dan rekonstruksi, hingga penguatan TRC sebagai garda terdepan penanganan darurat," ucap Iwan Kurniawan, kemarin.

Dijelaskan, peningkatan kapasitas ini penting untuk memperkuat efektivitas dan efisiensi penanganan risiko bencana di Nunukan. Sekaligus membangun masyarakat yang tangguh menghadapi berbagai potensi ancaman.

Dan Kabupaten Nunukan diketahui memiliki risiko bencana yang cukup tinggi. Seperti banjir, tanah longsor, puting beliung, kebakaran permukiman, hingga bencana sosial.

"Kondisi geografis dan cuaca yang dinamis menuntut kesiapsiagaan yang cepat, tepat, dan terkoordinasi," pesannya.

Lanjutny, TRC memegang peran vital sebagai respons awal ketika bencana terjadi. Karena itu, kemampuan kaji cepat, koordinasi serta penanganan darurat harus sesuai standar.

“Melalui Bimtek Jitupasna dan R3P ini, saya berharap peserta dapat memahami secara menyeluruh tahapan pengkajian risiko, penyusunan laporan kerusakan dan kerugian, serta perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi,” pesannya.

Selain itu, ia juga berpesan agar seluruh peserta menjaga profesionalisme dan integritas, mengutamakan keselamatan di lapangan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor.

Baik dengan OPD, relawan, maupun masyarakat. Serta menerapkan prinsip cepat, tepat, terpadu dan akuntabel dalam penanganan bencana.

“Saya mendukung penuh peningkatan SDM dan penguatan kelembagaan dalam penanggulangan bencana. Dengan tim yang solid dan terlatih, kita dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam situasi darurat,” pungkasnya. (akz/lim)

Editor : Azwar Halim
#TRC #kaltara #nunukan #penanganan bencana #Plt Sekda