Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Operasi Patuh Kayan Temukan Kendaraan Gunakan Nopol Palsu, Tingkat Kesadaran Pengendara Naik

Asrullah RT • Sabtu, 19 Juli 2025 | 16:45 WIB
Photo
Photo

NUNUKAN - Razia kendaraan kembali digelar jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Nunukan. Hasilnya, kendaraan roda empat ditemukan menggunakan nomor polisi (Nopol) tak sesuai dengan kendaraan.

Kasat Lantas Nunukan AKP Adek Taufik menyampaikan razia yang dilakukan merupakan rangkaian Operasi Patuh Kayan 2025 yang berlangsung selama 14 hari. Tercatat mulai 10 hingga 24 Juli 2025.

"Hal ini kita lakukan untuk menekan angka kecelakaan yang diawali dari beberapa pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengendara. Hari ini total 29 pelanggaran. Untuk untuk roda dua diberikan ilang 28 kendaraan. Sementara satu tilang untuk roda empat," ucap AKBP Adek Taufik, Jumat (18/7).

Dijelaskan, selama Operasi Patuh Kayan 2025 berlangsung tingkat kesadaran masyarakat terbilang tinggi. Khususnya, pengendara roda dua yang dengan kelengkapan kendaraan.

"Untuk kesadaran masyarakat sudah mulai membaik untuk di Nunukan. Pengguna kendaraan roda dua sudah hampir 90 persen menggunakan helm. Namun masih banyak yang belum disertai dengan kelengkapan dari surat-surat kendaraan," jelasnya.

Ia menegaskan, selain melakukan tindakan tilang atas pengendara yang melanggar aturan lalu lintas. Personel di lapangan juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar melengkapi surat-surat kendaraan seperti STNK.

"Kita yang menghimbau kepada masyarakat dalam berkendara tidak hanya menggunakan helm tapi juga lengkapilah surat-surat dalam berkendara. Seperti, STNK dan pajak yang selalu dibayar rutin setiap tahun," pesannya.

Selain melakukan razia, personel Satlantas Polres Nunukan juga melakukan patroli. Sasarannya, pengendara di bawah umur dan melawan arus lalu lintas yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

"Patroli yang dilakukan personil Satlantas Nunukan dengan sasaran untuk pengendara di bawah umur yang mengendarai roda dua yang tidak menggunakan helm maupun melawan arus lalu lintas yang akan mengakibatkan dari kecelakaan lalu lintas," bebernya.

Sementara, untuk roda empat yang ditemukan menggunakan nomor polisi (Nopol) palsu ditindaklanjuti. Pihaknya akan memanggil pemilik kendaraan untuk menggali motif penggunaan plat yang tidak sesuai dengan kendaraan tersebut.

"Kendaraan roda empat tadi yang kita temukan ada beberapa yang tidak sesuai dengan plat dan data yang tertera saat pengecekan di aplikasi. Pemiliknya kita akan panggil lalu kita minta STNK dan BPKB aslinya dan kita tanyakan motivasinya apa sehingga memalsukan dari data kendaraan itu sendiri," pungkasnya. (akz)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #satlantas #nunukan #Operasi Patuh Kayan #nopol palsu