Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Masyarakat Wilayah Empat Nunukan Tagih Janji PLN Ramadan Tanpa Mati Lampu 

Riko Aditya • Senin, 17 Maret 2025 | 18:10 WIB
DOK PLN NUNUKAN PEMELIHARAAN MESIN: Terjadinya gangguan mesin di Sei Menggaris berdampak pada pemadaman di sejumlah wilayah di Sei Menggaris. 
DOK PLN NUNUKAN PEMELIHARAAN MESIN: Terjadinya gangguan mesin di Sei Menggaris berdampak pada pemadaman di sejumlah wilayah di Sei Menggaris. 

NUNUKAN - Keadaan listrik padam di wilayah empat Kecamatan Sembakung, Sei Menggaris dan Sebuku, mulai dikeluhkan masyarakat.

Bahkan, janji pihak PLN ULP Nunukan dipertanyakan, atas komitmen tidak akan ada mati lampu selama Ramadan termasuk kepastian kondisi surplus listrik. 

Penyampaian tersebut memang pernah dijanjikan pihak PLN ULP Nunukan dan itu disampaikan ke Bupati Nunukan langsung. Nyatanya keadaan listrik tidak lah stabil di wilayah empat seperti Sei Menggaris, Sebuku hingga Sembakung. 

Protes itu juga menyusul, setelah adanya pemberitahuan dari PLN ULP Nunukan langsung, terkait pemeliharaan pembangkit PLTD di Sei Menggaris. Akibatnya pemeliharaan, berdampak kepada pemadaman listrik di sejumlah Desa di Sei Menggaris. 

Rahman, salah masyarakat Sei Menggaris menagih janji PLN atas surplus listrik yang diklaim. Menurutnya, itu tidaklah berlaku untuk wilayah empat seperti daerahnya Sei Menggaris dan sekitar.

“Memangnya daerah kami ini bukan Nunukan kah, kenapa mati lampu terus, kami terkadang sahur dengan keadaan mati lampu, begitu juga ketika berbuka, mati lampu juga, mana janji PLN,” keluh pemuda yang juga guru di SMAN 1 Sei Menggaris tersebut kepada wartawan, Senin (17/3). 

Mereka warga wilayah empat pun akhirnya mempertanyakan surplus listrik yang dijanjikan PLN. Rahman beranggapan, janji tidak adanya listrik padam hanya berlaku untuk wilayah Nunukan kota saja, tidak untuk wilayah lain. 

“Kalau memang begitu, jangan berjanji atau komitmen listrik aman tidak padam saat Ramadan, buktinya kami di sini sahur gelap-gelapan, saat berbuka juga pakai lilin, jadi ibadah semua terganggu, nyusul lagi surat pemberitahuan pemeliharaan listrik disini (Sei Menggaris) masa itu yang dikatakan layanan handal,” keluh Rahman lagi.

Dikonfirmasi perihal pemeliharaan pembangkit PLTD di Sei Menggaris, Manager PLN ULP Nunukan, Rendra Alfian tidak menampik hal tersebut.

Pihaknya terpaksa harus memadamkan listrik dari pukul 05.00 WITA, hingga 17.00 WITA sebaliknya, akibat pemeliharaan mesin. 

Rendra menerangkan, terkait update kondisi kelistrikan di Sei menggaris, memang telah terjadi manajemen beban sistem, terdapat 2 unit mesin mengalami gangguan dalam waktu bersamaan. 

Pertama Mesin Unit 1, dengan daya 160 kW outage akibat gangguan piston dan main bearing. Tindak lanjutnya, harus dilakukan penggantian dengan mesin baru.

“Jadi hari ini mesin sampai di Sei Menggaris, Mesin dapat beroperasi 2 hingga 3 hari kedepan, sehingga dapat memperkuat sistem dan cadangan daya di Sei Menggaris,” terang Rendra ketika dikonfirmasi, Senin (17/3).

Sementara Mesin Unit 5 daya 160 kW, terjadi outage akibat gangguan piston. Tindak lanjutnya harus dilakukan perbaikan mesin dan dimaksimalkan sejak Senin, mesin diharapkan dapat beroperasi sehingga tidak lagi terjadi pemadaman.

“Saat ini kami terus mengerjakan perbaikan, supaya segera beroperasi dan listrik tidak padam lagi, jadi sebelumnya mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, mohon doanya supaya mesin segera baik,” jelas Rendra. (raw) 

Editor : Azwar Halim
#tarakan #kaltara #nunukan #Ramadan Tanpa Mati Lampu #PLN ULP #tagih janji