NUNUKAN - Jembatan penghubung antar kecamatan di Kecamatan Krayan yang rusak nyaris memakan korban. Kendaraan roda dua yang dikendarai pelajar saat melintas di jembatan Pa'Budai tergelincir hingga terjatuh dari jembatan.
Informasi itu disampaikan Camat Krayan Selatan Oktavianus Ramli. Diceritakan, roda dua tergelincir terjadi sekira pukul 7.30 WITA. Saat itu pelajar tersebut melintas di jembatan menuju SMAN 1 Krayan Selatan.
"Motor yang dikendarai tergelincir keluar dari jembatan. Kemudian terjatuh dan tersangkut di batang-batang pohon yang berada di bawa jembatan bersama motornya," ucap Oktavianus Ramli kepada Radar Tarakan, Rabu (13/11).
Setelan kejadian itu, motor beserta korban di tolong rekannya yang saat itu sedang melintas. Menurutnya, kendaraan itu tergelincir dikarenakan genangan air yang ada sebelumnya melintasi jembatan.
"Kemudian jembatan ini kondisinya memang miring. Setelah di terjang banjir pada Juli 2024 lalu," singkatnya.
Karena kejadian itu, pihaknya bersama forkopincam Krayan Selatan bersama sekcam, Babinsa, Satpol PP langsung mendatangi siswa dan mengecek kondisi jembatan.
Dan jembatan tersebut sempat dibenahi kecamatan, desa bersama warga Krayan Selatan secara manual.
"Namun ketahanan tidak bertahan lama. Karena bahan terbuat dari kayu. Kondisi jembatan juga sudah di laporkan ke pemerintah melalui dinas terkait," ungkapnya.
Ia berharap jembatan tersebut segera mendapatkan penanganan serius. Sebab, jembatan ini menghubungkan lima desa di Kecamatan Krayan. Kemudian, jembatan ini merupakan penghubung antar Krayan Selatan dengan Krayan Tengah.
"Selain itu, jembatan ini akses menuju SMAN 1 Krayan Selatan, akses kendaraan pengangkut BBM menuju SPBU Krayan Selatan dan jalan masyarakat menuju sawah. Setiap hari lalu lalang mobil, motor dan ratusan masyarakat," pungkasnya. (akz)
Editor : Azwar Halim