NUNUKAN - Daerah Irigasi (D.I) Lembudud di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), terkenal dengan produksi Beras Adan Krayan berkualitas premium.
Untuk meningkatkan produksi beras yang maksimal, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Wilayah Sungai Kalimantan V Tanjung Selor melaksanakan kegiatan rehabilitasi Bendung Lembudud pada tahun anggaran 2024.
Kepada Radar Tarakan, Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan V, Mustafa S, S.T., M.T., yang didampingi oleh Kepala SNVT Pelaksana Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) Kalimantan V Provinsi Kalimantan Utara, Eddy Syofiansyah, S.T., M.T., serta PPK Irigasi dan Rawa Suyudi Akbari Habibi, S.T., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperbaiki fungsi dan pemanfaatan bendung.
“Fokus kegiatan pada tahun anggaran 2024 adalah menuntaskan Pembangunan Bendung Lembudud yang manfaatnya dapat mengairi daerah persawahan seluas 58 Ha dari total luas potensial sawah seluas 402,13 Ha,” katanya.
Ia menjelaskan, proses pelaksanaan kegiatan dimulai dengan tahapan perencanaan dan proses pengadaan barang dan jasa yang transparan dan terbuka. Untuk memastikan dukungan dan keberlanjutan kegiatan ini telah dilaksanakan sosialisasi kegiatan dengan tokoh-tokoh masyarakat adat Desa Lembudud, Camat Krayan Barat, Kepala Desa Lembudud, perwakilan dari Polsek Krayan Barat, dan perwakilan dari Babinsa.
Dalam pelaksanaan ada beberapa tantangannya seperti transportasi mengunakan pesawat dan keterbatasan material di Desa Lembudud yang terisolir dan berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia. Meski demikian, pemerintah berkomitmen untuk menuntaskan program Pembangunan Bendung Lembudud untuk meningkatkan hasil produksi pertanian dan mensejahterakan desa Lembudud.
“Pembangunan rehabilitasi Bendung Lembudud ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para petani untuk meningkatkan produksi pertanian dan taraf hidup masyarakat di daerah perbatasan,” ujar Mustafa S.
Ia berharap, kegiatan ini menjadi langkah nyata pemerintah melalui Kementerian PUPR, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Wilayah Sungai Kalimantan V Tanjung Selor dalam mendukung daerah perbatasan yang memiliki keterbatasan akses, namun memiliki potensi besar dalam produksi pertanian terutama padi.
“Dengan kegiatan rehabilitasi bendung ini, diharapkan masyarakat Desa Lembudud dan desa-desa lainnya di sekitar wilayah Kecamatan Krayan Barat dapat lebih produktif dan lebih sejahtera,” harapnya. (adv)
Editor : Azwar Halim