Direktur RSUD Nunukan, dr. Dulman menilai, dengan kemitraan tersebut, tentu akan berdampak jangka panjang positif, baik itu dari segi pelayanan, peningkatan kompetensi dokter dan sistem kesehatan lainnya.
“Ya. kita ikut program yang namanya sister hospital yang merupakan program Kementerian Kesehatan. Nah, RSUP dr Sardjito ditunjuk sebagai pengampu RSUD Nunukan,” kata Dulman ketika diwawancarai Radar Tarakan.
Nunukan sebagai salah satu lokasi yang memiliki kecenderungan angka kematian ibu dan bayi cukup tinggi menjadi perhatian Kementerian Kesehatan, sehingga dimasukkan sebagai rumah sakit yang butuh perhatian serius.
“Akan ada dukungan dan masukan bagaimana cara menurunkan angka kematian ibu dan bayi ini,” tambah Dulman. (raw/eza) Editor : Muhammad Erwinsyah