NUNUKAN - Maskapai Wings Air armada jenis ATR 72-600 dengan kapasitas penumpang 72 orang, mulai melayani penerbangan komersil Nunukan ke Tarakan. Bandara Nunukan, jadi destinasi ke-125 untuk maskapai Wings Air.
Direktur Operasi Wings Air Redi Irawan mengatakan, 25 tahun lalu panjang runway Bandara Nunukan masih 600 meter. Namun kali ini telah berkembang dan dapat mendarat maskapai Wings Air jenis ATR 72-600. Sejak dulu ada keinginan untuk menjajal hingga ke Nunukan, namun baru kali ini tercapai.
“Wings Air berdiri pada 2003, memang menginginkan menghubungkan kabupaten maupun provinsi,” kata Redi Irawan, kemarin (20/12).
Sebelumnya Wings Air telah ada di Malinau dan Tanjung Selor. Begitu pula dengan kabupaten lain. Di Indonesia baru Wings Air yang menjalankan destinasi terbanyak. Dengan jenis pesawat ATR 72-600 dan ATR 72-500.
Menurutnya, apa yang menjadi harapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan keluar dari daerah terisolir, dengan adanya penerbangan Wings Air, menjadikan Nunukan dekat dengan ibu kota. “Nunukan ini sudah menjadi incaran lama, namun baru kali ini dapat masuk. Semoga dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat di Kabupaten Nunukan,” ujarnya.
Sementara, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Irianto Lambrie mengatakan, perlu diingat bahwa apa yang terwujud saat ini, merupakan bagian perjuangan para pendahulu. “Bandara Nunukan sejak lama diperjuangkan, bahkan masih menjabat sebagai Pj Gubernur Kaltara,” kata Irianto Lambrie.
Dia menjelaskan, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, telah menjanjikan anggaran Rp 1 triliun untuk Kaltara yang diberikan secara bertahap. Dengan melakukan pengembangan untuk jalur transportasi mulai darat, laut hingga udara.
Saat ini hasilnya mulai terlihat, seperti Bandara Nunukan. Walaupun dalam tahap pembangunannya terkendala pohon dan pembebasan lahan. Pada dua tahun lalu Pemprov telah bersurat ke Direktur Utama PT Lion Grup, agar bersedia menerbangkan pesawat ke Kaltara. “Awalnya dimulai dari Balikpapan ke Tanjung Selor dan kali ini baru dapat terwujud penerbangan ke Nunukan,” ujarnya. (nal/lim)
Editor : Sopian Hadi