Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Cari Ahli dari Masyarakat Sipil, TNI Buka Rekrutmen Prajurit Siber

Radar Tarakan • Selasa, 4 Februari 2025 | 13:00 WIB

 

JAWA POS Mayjen TNI Hariyanto Kepala Pusat Penerangan TNI
JAWA POS Mayjen TNI Hariyanto Kepala Pusat Penerangan TNI

JAKARTA - Penguatan Satuan Siber (Satsiber) TNI menjadi atensi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI 2025, Jenderal Agus menyampaikan bahwa TNI akan merekrut ahli-ahli siber untuk dijadikan tentara. Nantinya mereka bakal diberi tugas untuk memperkuat Satsiber TNI.

Saat dikonfirmasi mengenai hal itu pada Senin (3/2), Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Hariyanto menyampaikan bahwa penguatan Satsiber TNI adalah salah satu upaya untuk mengimbangi dinamika era digital.

”Rekrutmen personel sipil sebagai prajurit siber merupakan langkah strategis untuk memperkaya sistem pertahanan siber nasional,” terang dia.

Hariyanto menyebut, sumber daya manusia (SDM) yang memiliki keahlian khusus di bidang teknologi, informasi, keamanan siber, dan kecerdasaan buatan harus dimaksimalkan. Meski begitu, dia memastikan bahwa TNI tidak mengesampingkan SDM internal.

”TNI tetap mengembangkan dan meningkatkan kemampuan prajuritnya dalam bidang siber,” jelasnya.

Langkah itu dilakukan oleh TNI melalui pendidikan, pelatihan, maupun penugasan khusus. Namun demikian, masih kata Hariyanti, perkembangan teknologi yang pesat memerlukan kolaborasi antara TNI dengan talenta-talenta terbaik bangsa.

”Termasuk dari kalangan sipil yang memiliki kompetensi teknis mumpuni di bidang ini,” imbuhnya.

Perwira tinggi bintang dua TNI AD itu menyampaikan bahwa rekrutmen masyarakat sipil untuk menjadi prajurit siber diharapkan dapat mempercepat penguatan pertahanan siber TNI. Sehingga mereka bisa bekerja lebih profesional, responsif, dan adaptif.

”Mengingat perang siber bukan hanya tentang pertahanan militer, tetapi juga melibatkan aspek teknologi tinggi yang terus berkembang,” kata dia. (jpg/lim)

Editor : Azwar Halim
#tni #jenderal besar di indonesia #panglima #siber #jakarta