MTQ: Asisten I, Kamran Daik yang juga Ketua LPTQ Kabupaten Malinau, saat menyampaikan laporan pada acara penutupan MTQ ke-22.
MALINAU – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-22 tingkat Kabupaten Malinau resmi ditutup pada Minggu malam (10/5) dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan.
Tingginya antusiasme peserta dan masyarakat dinilai menjadi indikator keberhasilan penyelenggaraan MTQ dalam menumbuhkan generasi cinta Al-Quran di Bumi Intimung.
Hal tersebut disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Malinau, Drs. H. Kamran Dai yang juga menjabat sebagai Ketua LPTQ Kabupaten Malinau, saat menyampaikan laporan pada acara penutupan MTQ ke-22.
Baca Juga: Dua Jemaah Haji Malinau Berangkat, Kuota Menyusut Tajam Akibat Sistem Baru Antrean Nasional
Dalam laporannya, Kamran menyebut seluruh cabang lomba berjalan lancar dan mendapat partisipasi yang sangat baik dari peserta.
Cabang yang diperlombakan meliputi tartil tilawah, qiraat mujawat, qiraat murattal dan cacat netra, tahfiz dan tafsir Al-Quran, fahmil Quran, syarhil Quran, karya tulis ilmiah Quran, hingga kaligrafi Al-Quran.
“Antusiasme peserta MTQ tahun ini sangat luar biasa. Ini membuktikan syiar Islam di Kabupaten Malinau terus tumbuh dan berkembang,” ujarnya saat memberi sambutan, Senin (11/5).
Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan untuk mencari juara, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter generasi muda agar lebih dekat dengan Al-Quran dan mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Perkawinan Anak hingga Kekerasan Jadi Sorotan Layanan UPTD PPA Malinau
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Malinau melalui LPTQ akan terus melakukan pembinaan terhadap qori dan qoriah melalui berbagai kegiatan keagamaan, termasuk melalui Ikatan Persaudaraan Qori-Qoriah Al-Quran (IPQOH).
Pembinaan tersebut dinilai penting guna menjaga kualitas bacaan dan hafalan Al-Quran para peserta, sekaligus mempersiapkan kafilah terbaik menghadapi MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Utara yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Malinau pada Juni 2026 mendatang.
“Kemenangan sejati bukan sekadar mendapatkan piala atau piagam, melainkan seberapa dalam Al-Quran membekas dalam akhlak dan perilaku kita sehari-hari,” katanya.
Pada kesempatan itu, pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Malinau, khususnya Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama pelaksanaan MTQ berlangsung.
Baca Juga: Distan Malinau Targetkan Produksi 10 Ton per Hektare dari Uji Coba Jagung Hibrida Unhas
Ucapan terima kasih turut diberikan kepada dewan hakim, panitia pelaksana, serta masyarakat RT 15 Desa Malinau Kota selaku tuan rumah yang dinilai telah berperan besar dalam menyukseskan kegiatan keagamaan tahunan tersebut.
Menutup sambutannya, Kamran Daik menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama penyelenggaraan MTQ ke-22.
Ia berharap semangat mencintai dan mempelajari Al-Quran terus tumbuh di tengah masyarakat dan tidak berhenti hanya pada pelaksanaan MTQ semata. (*dip)
Editor : Rahul