Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Porprov II Kaltara di Malinau Pertandingkan 45 Cabor, Mini Soccer Jadi Eksibisi

Dip Ratar • Senin, 27 April 2026 | 04:38 WIB
RAPAT PERSIAPAN: Rapat antara Panwasrah dan KONI Malinau terkait pembahasan Porprov Kaltara II. FOTO: DIPA/RADAR TARAKAN
RAPAT PERSIAPAN: Rapat antara Panwasrah dan KONI Malinau terkait pembahasan Porprov Kaltara II. FOTO: DIPA/RADAR TARAKAN

MALINAU - Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara di Kabupaten Malinau dipastikan akan mempertandingkan 45 cabang olahraga (cabor), serta satu cabang tambahan yang bersifat eksibisi, yakni mini soccer.

Penetapan ini tidak dilakukan secara serampangan, melainkan melalui sejumlah tahapan seleksi yang cukup ketat dengan mempertimbangkan aspek kelembagaan hingga kesesuaian dengan kebijakan olahraga nasional.

Ketua Tim Panitia Pengawas dan Pengarah Porprov II Kaltara, Wiyono Adie, menjelaskan bahwa salah satu syarat utama cabang olahraga dapat dipertandingkan adalah keberadaan kepengurusan aktif di tingkat provinsi.

“Tidak ada cabang olahraga yang dipertandingkan apabila kepengurusannya sudah tidak aktif atau expired. Selain itu, minimal harus memiliki tiga kepengurusan di tingkat kabupaten/kota,” jelasnya kepada Radar Tarakan, Kamis (23/4).

Selain aspek kelembagaan, penetapan juga mengacu pada Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) serta daftar cabang olahraga yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON). Namun, tidak semua cabang bisa diakomodasi karena keterbatasan dan kesiapan daerah. “Penetapan ini merujuk pada cabang olahraga di PON, baik di NTT, NTB, maupun klaster penyangga DKI. Jadi memang ada seleksi, tidak semua cabang bisa masuk,” tegasnya.

Dari proses tersebut, akhirnya ditetapkan 45 cabang olahraga resmi yang akan dipertandingkan di Porprov II Kaltara di Malinau.

Di luar itu, panitia juga membuka ruang untuk cabang eksibisi. Tahun ini, mini soccer dipilih sebagai satu-satunya cabang eksibisi yang ikut meramaikan ajang tersebut. “Totalnya 46 cabang olahraga, terdiri dari 45 yang dipertandingkan dan satu eksibisi yaitu mini soccer,” ujarnya.

Penambahan cabang eksibisi disebut sebagai bentuk fleksibilitas tuan rumah, selama masih relevan dengan minat masyarakat dan didukung kesiapan fasilitas.

Meski demikian, tantangan utama tetap berada pada kesiapan infrastruktur dan penyesuaian venue di Kabupaten Malinau, terutama untuk cabang-cabang yang membutuhkan fasilitas khusus.

Ke depan, Porprov II Kaltara diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum evaluasi pembinaan olahraga daerah agar lebih terarah dan berkelanjutan. (*/dip/lim)

 

 

 

Editor : Azward Halim
#malinau