Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

11 Jabatan Eselon II Malinau Masih Kosong, Selter Pekan Depan

Dip Ratar • Kamis, 19 Februari 2026 | 04:16 WIB

Sekretaris Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus.
Sekretaris Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus.
MALINAU - Pemerintah Kabupaten Malinau memastikan tahapan lanjutan pengisian jabatan pimpinan tinggi (JPT) atau eselon II segera memasuki proses selter. Tahapan tersebut direncanakan mulai dilaksanakan pekan depan, dengan pelantikan pejabat definitif dijadwalkan setelah Hari Raya Idulfitri.

Sekretaris Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus menyampaikan bahwa proses yang dijalankan saat ini telah sesuai dengan tahapan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Untuk tahapan berikutnya adalah selter. Ada 11 jabatan eselon II yang masuk dalam proses ini, terdiri dari 8 kepala OPD dan 3 staf ahli. Kita harapkan mulai dilaksanakan minggu depan, dan pelantikannya diupayakan setelah Lebaran,” ujarnya kepada Radar Tarakan saat ditemui usai giat pelantikan, Rabu (18/2).
Sebelumnya, Pemkab Malinau telah melantik 14 pejabat eselon II, mulai dari asisten II, asisten III, dan sejumlah jabatan strategis lainnya. Tahapan selter ini merupakan bagian dari proses lanjutan rotasi dan pengisian jabatan pimpinan tinggi di lingkungan pemerintah daerah.
Ernes menegaskan, mekanisme selter tetap mengacu pada ketentuan JPT dan dilakukan secara terbuka sesuai aturan. “Karena ini JPT, maka tahapannya tetap mengikuti ketentuan yang berlaku. Silakan nanti dilihat aturannya, prosesnya masih sama,” katanya.
Setelah tahapan selter eselon II rampung dan pelantikan dilakukan, Pemkab Malinau akan melanjutkan penataan pada eselon III dan IV. Langkah ini sengaja disusun berjenjang agar tidak terjadi perombakan berulang dalam waktu berdekatan. “Kenapa kita akhirkan tahapan berikutnya? Supaya tidak ada rombak lagi. Jadi satu kali jalan, setelah ini langsung tetap. Karena Pak Bupati ingin tidak ada lagi pergeseran jabatan setelah penataan tahun ini,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh proses penataan jabatan tersebut dilakukan demi kepentingan organisasi serta mendukung pelaksanaan visi dan misi kepala daerah. Pemerintah daerah memastikan seluruh tahapan berjalan transparan, profesional, dan sesuai regulasi.
Dengan skema yang telah disiapkan, Pemkab Malinau berharap struktur organisasi dapat segera terisi secara definitif sehingga roda pemerintahan berjalan lebih optimal. (*/dip/lim)

Editor : Azward Halim