Kepala Desa Wisata Pulau Sapi, Rudi mengatakan pihak desa telah mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk menyambut para tamu, mulai dari penginapan hingga pengaturan kegiatan di lokasi acara.
“Untuk penginapan kami sudah menyiapkan homestay dan rumah warga. Semua tamu yang datang ke Desa Wisata Pulau Sapi akan kami atur dan layani sebaik mungkin,” ujarnya kepada Radar Tarakan, Selasa (13/01).
Selain penginapan, aspek keamanan dan ketertiban juga menjadi perhatian utama. Pemerintah desa telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.
Dari sisi ekonomi desa, kegiatan ini juga akan diramaikan dengan pameran UMKM yang diikuti oleh desa-desa dari seluruh Kalimantan Utara. Produk-produk unggulan desa akan dipamerkan di area Balai Adat dan Lapangan Ulung Buaya.
“Stand pameran akan mulai disiapkan pada tanggal 19. Ada sekitar 35 desa yang ikut, dan masing-masing akan menempati lepokadang atau pondok yang kami sekat per desa,” jelasnya.
Untuk jumlah peserta, sekitar 700 orang dijadwalkan mengikuti apel resmi. Namun jumlah kehadiran diperkirakan bisa melebihi 1.000 orang jika termasuk tamu dari OPD dan masyarakat umum.
Sementara itu, kegiatan siang hari telah disusun oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui rundown resmi dari pagi hingga sore. Adapun untuk malam hari, Desa Wisata Pulau Sapi akan mengisi dengan berbagai hiburan.
“Kami sedang menyusun acara malam, kemungkinan ada lomba antar kepala desa dan hiburan lainnya untuk memeriahkan suasana,” tambahnya.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Desa Wisata Pulau Sapi menyatakan kesiapan penuh untuk menjadi tuan rumah dan menyukseskan Hari Otonomi Desa Provinsi Kalimantan Utara tahun ini. (*/dip/lim)
Editor : Azward Halim