MALINAU — Pemerintah Kabupaten Malinau melalui BKPP melaksanakan kegiatan Profiling ASN 2025 sebagai langkah awal penyusunan manajemen talenta daerah. Sebanyak 627 pejabat mengikuti pemetaan kompetensi dan profesi melalui metode Computer Assisted Test (CAT) di Laboratorium CAT Bandiklat BKPP Kabupaten Malinau.
Ketua Panitia, Makhendri, menjelaskan bahwa kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai Selasa (2/11), hingga Jumat, dengan pembagian sesi berdasarkan kapasitas peserta.
Kegiatan Profiling dibagi menjadi beberapa sesi. Pada tiga hari pertama, kegiatan berlangsung dalam dua sesi, masing-masing pukul 08.00–12.00 WITA dan 13.00–17.00 WITA. Sementara pada hari Jumat kegiatan hanya dimulai satu sesi pada pagi hari.
Pada hari pertama, sesi pagi diikuti 50 peserta yang merupakan pejabat Eselon II, kepala OPD, serta beberapa sekretaris OPD.
Pada sesi siang jumlahnya meningkat menjadi 100 peserta. Mulai hari kedua hingga hari keempat, setiap sesi juga diikuti oleh 100 peserta. Kegiatan ditutup pada hari Jumat dengan satu sesi yang berisi 77 peserta.
Secara keseluruhan peserta terdiri atas 25 Pejabat Eselon II, 152 Pejabat Eselon III, 222 Pejabat Eselon IV dan 228 pejabat fungsional. Makhendri menyampaikan bahwa Profiling ASN ini memiliki nilai strategis dalam membangun manajemen talenta pemerintah daerah.
“Profiling ini dilakukan untuk mengidentifikasi potensi ASN. Hasil identifikasi tersebut nantinya akan menjadi dasar pengembangan dan penempatan pejabat pada jabatan tertentu,” ujarnya Kepada Radar Tarakan, Selasa (2/11).
Ia menjelaskan bahwa melalui CAT, data potensi pegawai dihimpun secara objektif dan kemudian diintegrasikan ke dalam SIMATA (Sistem Manajemen Talenta) sebagai basis pengambilan keputusan.
“Profiling ini semata-mata pendataan, pengembangan, dan nantinya dimanfaatkan untuk menempatkan pejabat pada jabatan tertentu,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal yang penting karena menjadi dasar dalam pembentukan manajemen talenta ASN di Kabupaten Malinau.
“Ke depan, untuk menempatkan pejabat di satu jabatan, kita ambilnya dari manajemen talenta. Kegiatan ini adalah awal pendataan potensi itu,” jelasnya.
Makhendri menuturkan bahwa meskipun Profiling ASN idealnya dilakukan kepada seluruh ASN, tahun ini pelaksanaan diprioritaskan untuk pejabat utama karena adanya kebijakan mendesak dari Kepala BKN Pusat.
Namun ia memastikan bahwa pada tahun 2026 mendatang, Profiling direncanakan menyasar seluruh ASN secara menyeluruh. (*dip)
Editor : Azwar Halim