MALINAU – Penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia turut memengaruhi kondisi fiskal Kabupaten Malinau.
Namun, Pemerintah Kabupaten Malinau mengupayakan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN tetap akan dipertahankan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus menyampaikan, bahwa sejumlah daerah mulai melakukan pengurangan bahkan penghapusan TPP akibat menurunnya pendapatan daerah. Namun, Malinau memilih mengambil langkah berbeda dengan tetap menjaga kesejahteraan ASN.
“TPP kita tetap, tidak berubah. Ini perkiraan saya dua tahun lalu dan terbukti. Kesimpulan kami, TPP tidak kami sentuh,” ujarnya.
Menurutnya, TPP bukan sekadar komponen pendapatan ASN, tetapi turut dirasakan manfaatnya oleh keluarga para pegawai, sehingga menjadi salah satu kebijakan yang penting untuk dipertahankan.
Meski begitu, Ernes mengungkapkan bahwa pemerintah daerah tetap perlu melakukan simulasi penyesuaian anggaran pada beberapa mekanisme pelaksanaan kegiatan OPD sebagai langkah pengamanan fiskal.
“Saya sudah kirim sinyal ke sekretaris dinas. Kalau ada perubahan, itu demi mengamankan kebijakan ini. Mungkin sistemnya sedikit berubah, tetapi TPP tetap. Semoga Pak Bupati menyetujui,” jelasnya.
Sekda turut mengingatkan bahwa pada 2015 Malinau pernah menurunkan TPP karena APBD saat itu juga menurun. Namun, ia berharap kondisi tersebut tidak terulang dan Malinau dapat bertahan hingga tahun 2027 untuk tetap mempertahankan TPP.
Dalam rangka penguatan fiskal, pemerintah daerah telah mengumpulkan data dan melakukan evaluasi belanja lima tahun terakhir, meliputi perjalanan dinas, konsumsi, ATK, hingga BBM.
Hasil analisis tersebut menjadi dasar penentuan pos anggaran yang perlu dikonsentrasikan agar kebijakan yang menyentuh banyak ASN dapat tetap berjalan.
“Kalau mau gampang, tinggal potong saja. Itu paling mudah, tapi itu bukan pilihan kami. Kami ingin mempertahankan ini,” tegasnya.
Ia berharap usulan mempertahankan TPP dapat disetujui Bupati, serta meminta dukungan dan doa dari seluruh ASN.
“Besok saya sampaikan ke beliau. Harapan saya disetujui. Kita semua tahu kalau TPP turun itu berat,” tutupnya. (*dip)
Editor : Azwar Halim