Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Pemuda Lintas Etnis Terlibat dalam 850 Personel Gabungan Pengamanan Irau ke-11

Dip Ratar • Minggu, 5 Oktober 2025 | 18:46 WIB

 

DIPA/RADAR TARAKAN KEAMANAN: Rapat koordinasi berbagai sektor persiapan Hut dan Irau ke-11
DIPA/RADAR TARAKAN KEAMANAN: Rapat koordinasi berbagai sektor persiapan Hut dan Irau ke-11

MALINAU – Sebanyak 850 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan Festival Budaya Irau ke-11 sekaligus Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Malinau tahun 2025. Kekuatan pengamanan ini tidak hanya berasal dari unsur TNI–Polri, tetapi juga melibatkan pemuda lintas etnis dan paguyuban yang tergabung dalam Pamswakarsa.

Kapolres Malinau, AKBP Imam Irawan, melalui Kabag Ops Polres Malinau, Iptu Mardiman, menyampaikan bahwa pola pengamanan dibagi menjadi tiga regu, yakni SIP A, SIP B, dan SIP C, dengan jumlah masing-masing 250–300 personel.

"Pada saat pembukaan dan penutupan, kita akan kerahkan kekuatan penuh 850 personel. Begitu juga saat pengamanan artis-artis papan atas, kita siagakan seluruh kekuatan," ujar Iptu Mardiman kepada Radar Tarakan.

Pengamanan gabungan ini melibatkan berbagai unsur, antara lain 321 personel Polres Malinau, 170 personel TNI dari Kodim, Batalyon, Pamtas, SGI, BIN, Bais, dan POM, serta 150 personel Satpol PP dan Damkar. Selain itu, 72 personel Dinas Perhubungan dan sekitar 164 personel gabungan Pamswakarsa, ormas, dan pemuda lintas etnis juga ikut ambil bagian.

"Kita libatkan pemuda lintas etnis dan paguyuban karena Irau ini milik semua. Mereka bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban," jelasnya.

Sekretaris Daerah Malinau, Ernes Silvanus juga menyampaikan apresiasi atas keterlibatan para pemuda dalam menjaga keamanan selama festival berlangsung.

Menurutnya, kehadiran pemuda tidak hanya di area utama kegiatan, tetapi juga berperan aktif bersama aparat untuk menjaga keamanan di seluruh wilayah sekitar festival.

"Selama pelaksanaan Irau, pemuda-pemuda Malinau ini tidak hanya di sini. Nanti mereka juga bersama-sama dengan kepolisian dan TNI–Polri untuk bisa mengamankan secara menyeluruh. Dan ini sudah diperhitungkan, juga sudah termasuk dalam pengamanan yang disimulasikan oleh kepolisian," ujar Ernes.

Target pengamanan, lanjutnya, mencakup lima aspek penting orang, barang, waktu, tempat, dan kegiatan. Pola pengamanan diterapkan sebelum, selama, dan sesudah acara, untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Beberapa titik rawan juga menjadi perhatian utama, terutama area parkir, pintu masuk, stand UMKM kuliner, dan panggung utama.

"Yang paling krusial adalah parkiran dan akses keluar masuk pengunjung. Untuk itu, kita tempatkan personel di ring tiga, sementara ring satu difokuskan untuk tamu kehormatan dan artis," tambah Mardiman.

Dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk peran aktif pemuda lintas etnis, Polres Malinau berharap seluruh rangkaian Festival Budaya Irau ke-11 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan menggembirakan bagi seluruh masyarakat. (*dip)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #Festival Irau Malinau #Pemuda Lintas Etnis