Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

PPDB SMAN 1 Malinau Kota Tahun Ajaran 2025–2026 Dimulai, Empat Jalur Pendaftaran Dibuka Secara Daring

Radar Tarakan • Rabu, 18 Juni 2025 | 19:04 WIB

 

DIPA/RADAR TARAKAN PENERIMAAN: Tim Operator PPBD Daring SMAN 1 Malinau Kota tengah melakukan pemeriksaan data Calon Siswa.
DIPA/RADAR TARAKAN PENERIMAAN: Tim Operator PPBD Daring SMAN 1 Malinau Kota tengah melakukan pemeriksaan data Calon Siswa.

MALINAU - SMAN 1 Malinau Kota memulai proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tahun ajaran 2025–2026 dengan sistem pendaftaran secara daring. Ketua panitia PPDB, Diah Lestari, M.Pd., menyampaikan bahwa terdapat empat jalur pendaftaran yang dibuka, yakni jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi.

"Untuk tahun ini, calon peserta didik bisa memilih empat jalur. Jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Masing-masing memiliki syarat khusus, sementara syarat umumnya tetap sama," jelasnya.

Diah juga menjelaskan Jalur domisili, mensyaratkan Kartu Keluarga yang beralamat di Kecamatan Malinau Kota dan telah berdomisili minimal selama satu tahun.

Jalur afirmasi dikhususkan bagi siswa yang terdaftar dalam program bantuan pemerintah seperti KIP, PKH, dan KKS, serta penyandang disabilitas.

Jalur prestasi mencakup siswa dengan nilai rapor tinggi, prestasi akademik dan non-akademik, serta pengalaman menjadi ketua organisasi seperti OSIS, Pramuka, MPK, atau PMR. Sedangkan jalur mutasi dibuka bagi anak dari orang tua yang mendapat surat tugas dari instansi, termasuk anak guru yang ditugaskan di SMAN 1 Malinau Kota.

Proses pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring dan wajib dari rumah masing-masing siswa. Hal ini berkaitan dengan sistem yang merekam titik koordinat lokasi pendaftar, sehingga tidak diperkenankan mendaftar dari sekolah atau lokasi lain.

"Mendaftar tidak bisa dari sekolah, tetap harus dari rumah, sesuai alamat di KK, karena sistem kami membaca titik koordinat," tegasnya.

Meski pendaftaran dilakukan secara daring, pihak sekolah tetap menyediakan bantuan bagi siswa yang mengalami kendala teknis. Hari pertama pelaksanaannya, panitia mencatat ada satu siswa yang mengalami kendala pendaftaran daring.

"Anaknya tidak punya HP, orang tuanya juga hanya punya HP yang tidak memiliki internet. Jadi tadi teman kami datang langsung ke rumahnya untuk bantu daftar," katanya.

Selain itu, banyak siswa yang datang ke sekolah hanya untuk mencari informasi atau bertanya seputar teknis pendaftaran. Menurut Diah, secara umum para calon peserta sudah cukup siap menghadapi sistem daring.

"Anak-anakkan sekarang rata-rata sudah terbiasa dengan sistem online. Kendalanya biasanya cuma soal teknis, seperti kesulitan scan barcode atau belum paham prosedur," tambahnya.

Tahun ini, SMAN 1 Malinau Kota menyediakan daya tampung sebanyak 324 siswa. Kuota tersebut dibagi menjadi 114 kursi untuk jalur domisili, 97 kursi untuk afirmasi, 97 kursi untuk prestasi, dan 16 kursi untuk jalur mutasi. Jalur domisili baru akan dibuka pada tanggal 22 Juni dan berlangsung hingga 26 Juni 2025 pukul 12.00 WITA.

Verifikasi data dilakukan secara langsung oleh operator sekolah setelah pendaftaran masuk. Bila ditemukan ketidaksesuaian data atau jalur, calon siswa akan dihubungi untuk melakukan perbaikan.

"Kalau ada data yang tidak sesuai, kami langsung hubungi. Misalnya ada yang daftar di jalur mutasi padahal seharusnya dia di domisili, itu biasanya karena belum sabar menunggu jalur dibuka," tutup Diah. (*dip)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #PPDB SMAN 1 Malinau