TANJUNG SELOR - Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) XIII Kalimantan Utara (Kaltara) turut andil dalam melakukan pencegahan penyelundupan narkoba ke wilayah Kaltara.
Hal itu ditegaskan langsung oleh Komandan Kodaeral XIII Kaltara, Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji kepada Radar Tarakan saat ditemui usai menghadiri peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2026 di Tanjung Selor, Kamis (23/7).
“Kami atas nama Angkatan Laut, terutama Kodaeral XIII juga mengoptimalisasi unsur-unsur yang kami miliki, ada beberapa KRI di jajaran kami yang melaksanakan patroli rutin pengamanan maupun pencegahan masuknya narkoba,” ujar Bimo.
Selain itu, pihaknya juga berkolaborasi dengan Armada II karena ada kapal-kapal atau KRI dari Kodaeral XIII yang melaksanakan tugas pengamanan di wilayah Ambalat yang juga mendapat tugas khusus mencegah masuknya narkoba.
Dalam operasi yang dilakukan, ia mengaku bahwa tidak hanya di wilayah laut, tapi pihaknya juga masuk sampai ke sungai-sungai yang diduga menjadi akses dari para pelaku kejahatan penyelundupan barang haram tersebut.
“Beberapa kali kami lakukan patroli, itu berhasil mendapatkan kontak. Namun memang selama ini mereka melarikan diri,” tuturnya.
Kendati demikian, beberapa barang bukti ada yang berhasil diamankan oleh pihaknya. Termasuk juga ada yang tertangkap, meskipun statusnya hanya sebagai kurir. Setelah itu, pihaknya menyerahkan yang diamankan ke pihak kepolisian dan kejaksaan untuk dilakukan tindak lanjut.
Terhadap persoalan narkoba ini, yang paling rawan di Kaltara ini memang akses dari luar negeri, terutama dari Malaysia dan Filipina. Melalui akses laut ini, upaya penyisiran sudah dan terus dilakukan. Tapi, modus operandinya juga berubah-ubah.
“Mereka juga cerdas melihat situasi. Kalau ada patroli kami di sana, mereka akan berusaha mencari jalur yang kosong. Jalur tikus yang lain,” jelasnya.
Untuk mengoptimalkan upaya-upaya yang dilakukan, pihaknya juga berkolaborasi dengan sejumlah pihak terkait, mulai dari BNNP, kepolisian hingga pemerintah daerah. Keberhasilan pemberantasan tentu tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus saling bersinergi.
“Butuh support dari semua pihak untuk sama-sama kita menjaga generasi muda kita ini agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba. Kami terus komitmen untuk melaksanakan tugas pokok kami, sekaligus mencegah masuknya narkoba ke wilayah Kaltara,” pungkasnya. (iwk)
Editor : Azward Halim