Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

SMA Unggul Garuda Dikebut, Target Gedung Akademik dan Graha Rampung Awal Juli

Iwan RT • Jumat, 5 Juni 2026 | 08:50 WIB
PPK SMA Unggul Garuda di Kaltara, Mantong. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN
PPK SMA Unggul Garuda di Kaltara, Mantong. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR - Pembangunan SMA Unggul Garuda baru di Tanjung Selor Ibu Kota Kalimantan Utara (Kaltara) saat ini terus dikebut. 

Informasi dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) SMA Unggul Garuda di Kaltara, Mantong mengatakan, pembangunan SMA Unggul Garuda sampai pada minggu ke-16 ini, progresnya sudah mencapai 22 persen. 

"Kalau kita melihat berdasarkan kurva S (grafik yang menunjukkan akumulasi progres pekerjaan), itu masih konsisten di progres minggu ke-16," ujar Mantong kepada Radar Tarakan saat ditemui di Tanjung Selor, Rabu (3/6). 

Tapi, untuk percepatan pembangunan kelas yang akan difungsikan pada tahun ajaran 2026-2027 ini, skemanya di Juli 2026 ini diharapkan sudah tuntas. 

"Harapan ini akan kami upayakan. Untuk gedung kelas akademik dan graha itu kami akan upayakan di awal Juli, mungkin di situ sudah bisa selesai pembangunan gedungnya," kata Mantong. 

Hanya saja, untuk proses penyelesaian seluruh kegiatan berkontraknya itu nanti akan upayakan di 11 September 2026. 

"Mudah-mudahan tidak ada hambatan pada pelaksanaan di lapangan," tuturnya. 

Adapun yang dikhawatirkan di awal itu masalah kesiapan material. Tapi saat ini material sudah datang 100 persen di Pelabuhan Kayan I Tanjung Selor dan sudah di-drop ke lokasi. 


RUANG KELAS SUDAH 60 PERSEN

Khusus ruang kelas SMA Unggul Garuda itu sendiri progres terakhirnya sudah di angka sekitar 60 persen. 

Secara keseluruhan, untuk di awal itu akan membangun untuk kapasitas sekitar 160 orang. Tapi yang prioritas ini untuk kapasitas 80 orang dulu. 

"Yang sebelah kiri aja dulu kami prioritas. Itu bisa kami capai sesuai jadwal yang kami sudah sepakat," katanya. 

Secara teknis, ia mengakui bahwa ada beberapa hambatan, di antaranya berkenan dengan batas-batas lahan yang harus kembali ditinjau ulang. 

"Karena kemarin kami kan cuma menerima hibah dari Pemprov, sehingga kami hadir untuk menyelesaikan proses itu. Dan dari Pak Wagub tadi mengatakan akan menyelesaikan terkait persoalan batas lahan ini," pungkasnya. (iwk/lim)

Editor : Azward Halim
#kaltara