Syarwani: Pembangunan Bulungan Tak Bisa Sendiri

Fijai RT • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:28 WIB
ASPAL : Infrastruktur jalan aspal yang sudah ditangani Pemda Bulungan.
ASPAL : Infrastruktur jalan aspal yang sudah ditangani Pemda Bulungan.

TANJUNG SELOR – Pembangunan  Bulungan tidak bisa hanya mengandalkan pemda. Kolaborasi dan sinergi seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci untuk memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Bupati Bulungan, Syarwani mengatakan, Pemda Bulungan membutuhkan peran aktif masyarakat dalam setiap proses pembangunan. Dukungan seluruh elemen menjadi kekuatan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan secara optimal. 
“Pembangunan Kabupaten Bulungan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah daerah. Kolaborasi dan sinergi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan pembangunan,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Jumat (28/8).

Menurut Syarwani, keberagaman suku dan agama yang ada di Bulungan merupakan kekuatan sekaligus modal sosial dalam membangun daerah. Perbedaan yang ada selama ini dapat menjadi perekat masyarakat apabila dirawat dengan semangat toleransi dan persaudaraan. 
“Kita tumbuh dan hidup bisa berdampingan dengan damai dan kita bersama-sama diikat dalam satu semangat persaudaraan,” katanya.

Semangat kebersamaan tersebut, lanjut Syarwani, juga tercermin dalam nilai Tenguyun yang menjadi bagian dari identitas Kabupaten Bulungan. Nilai tersebut menggambarkan semangat masyarakat untuk saling membantu dan bergotong royong dalam menghadapi berbagai persoalan. 
“Kita bersama-sama diikat dalam satu semangat persaudaraan sebagaimana yang muncul ataupun yang tertulis dalam lambang Kabupaten Bulungan, dengan semangat Tenguyun,” ungkapnya.

Syarwani menjelaskan, Tenguyun tidak sekadar menjadi simbol daerah. Nilai itu harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam mendukung pembangunan. Kebersamaan, gotong royong, dan persaudaraan menjadi modal penting untuk menjaga keharmonisan masyarakat. 
“Semangat Tenguyun mencerminkan nilai kebersamaan, gotong royong dan persaudaraan masyarakat Bulungan,” jelasnya.

Nilai tersebut juga sejalan dengan semangat persatuan yang terkandung dalam Pancasila. Menurut Syarwani, persatuan harus menjadi fondasi dalam menjaga keberagaman sekaligus mendorong masyarakat bersama-sama membangun Bulungan. 
“Nilai Tenguyun sejalan dengan semangat sila ketiga Pancasila, yakni Persatuan Indonesia,” tegasnya.

Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong agar semangat kebersamaan tidak hanya menjadi slogan, tetapi hadir dalam berbagai aktivitas masyarakat. 
"Dengan sinergi pemerintah, tokoh masyarakat, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan warga, pembangunan diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas," ujarnya

Syarwani berharap keberagaman yang dimiliki Bulungan terus menjadi kekuatan untuk menjaga persaudaraan dan menciptakan suasana daerah yang aman serta kondusif. 
“Mari kita rawat kebersamaan dan gotong royong. Karena pembangunan Bulungan merupakan tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.(jai)

Editor : Azward Halim
Bupati Bulungan Syarwani pemkab bulungan infrasktruktur