Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Truk Mundur Saat Holing, Pekerja Tewas di Lokasi Tambang Peso Bulungan

Fijai RT • Jumat, 1 Mei 2026 | 00:51 WIB
KECELAKAAN: Korban kecelakaan saat berada di RSDSS Tanjung Selor. FOTO: DOK POLRESTA BULUNGAN
KECELAKAAN: Korban kecelakaan saat berada di RSDSS Tanjung Selor. FOTO: DOK POLRESTA BULUNGAN

TANJUNG SELOR - Seorang pekerja PT Kayan Patria Pratama (KPP) dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak truk saat aktivitas holing di Desa Nahaya, Kecamatan Peso, Rabu (29/4). Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto melalui Ps. Kasubsi Pidm Sihumas Polresta Bulungan, Aipda Hadi Purnomo membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa laka kerja terjadi sekitar pukul 10.00 Wita saat kegiatan holing di kilometer (km) 3 Camp 69 Desa Nahaya. "Korban berinisial A (56), seorang pembantu scaller asal Tana Toraja," kata Hadi kepada Radar Kaltara, Kamis (30/4).

 

Ia mengalami kecelakaan saat proses pemindahan kayu dari lokasi kerja menuju tempat perakitan. “A merupakan pekerja yang terlibat dalam kegiatan pemindahan kayu di area logging perusahaan,” ungkapnya.

 

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, insiden bermula ketika operator truk hendak memundurkan kendaraan untuk mengambil posisi muat. Sebelum mundur, sopir telah memastikan kondisi sekitar aman dan memberikan tanda klakson. “Sopir sudah mengecek posisi di belakang kendaraan dan memastikan rekan kerja berada di luar jalur mundur,” katanya.

 

Namun, sekitar 20 meter truk bergerak mundur, terdengar teriakan dari salah satu pekerja yang meminta kendaraan dihentikan. Saat sopir turun untuk mengecek, korban sudah dalam kondisi tergeletak di belakang truk. “Korban ditemukan terbaring di belakang kendaraan, kemudian langsung dievakuasi bersama rekan kerja ke camp,” ungkapnya.

 

Korban sempat mendapatkan pertolongan pertama di Camp 67 sebelum dirujuk ke Tanjung Selor menggunakan transportasi air. Namun, dalam perjalanan kondisi korban memburuk. “Tim medis menyatakan korban sudah tidak memiliki denyut nadi saat dalam perjalanan dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 10.45 Wita,” tegasnya.

 

Kepolisian menyatakan saat ini korban masih berada di RS Tanjung Selor sambil menunggu kedatangan pihak keluarga. Rencananya, jenazah akan dipulangkan ke kampung halaman di Tana Toraja untuk dimakamkan. “Kami masih melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan dan keluarga korban,” ujarnya.

 

Polsek Long Peso juga telah melakukan langkah penanganan, mulai dari meminta keterangan saksi, berkoordinasi dengan tim medis, hingga pihak perusahaan. “Proses penyelidikan terus berjalan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan kerja tersebut,” jelasnya. (jai/lim)

Editor : Azward Halim
#bulungan