Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Minyakita Masih Sesuai HET, Bulog Siapkan Tambahan Stok di Bulungan

Fijai RT • Kamis, 16 April 2026 | 09:06 WIB
PENGAWASAN: Pimpinan Perum Bulog Cabang Bulungan  melakukan monitoring HET Minyakita di Pasar Induk, Tanjung Selor. FOTO: RADAR TARAKAN
PENGAWASAN: Pimpinan Perum Bulog Cabang Bulungan  melakukan monitoring HET Minyakita di Pasar Induk, Tanjung Selor. FOTO: RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR - Kenaikan harga kemasan plastik berdampak pada harga minyak goreng kemasan di sejumlah daerah. Namun, Perum Bulog Cabang Bulungan memastikan harga Minyakita di wilayah Bulungan masih tetap sesuai harga eceran tertinggi (HET).

 

Pimpinan Perum Bulog Cabang Bulungan, Oktavianur mengatakan, distribusi Minyakita dari Bulog ke mitra pedagang tetap mengacu pada ketentuan pemerintah. “Untuk Minyakita dari Bulog ke mitra pedagang pasar masih sesuai HET, yaitu Rp 15.700 per liter,” kata Oktavianur kepada Radar Kaltara, Rabu (15/4).

 

Ia menjelaskan, saat ini terdapat 13 mitra Bulog yang menjual Minyakita di Pasar Induk, Tanjung Selor. “Kami memastikan distribusi berjalan lancar melalui mitra yang ada di pasar,” jelasnya.

 

Dari sisi ketersediaan, Bulog memastikan stok bahan pokok di Bulungan dalam kondisi aman. Untuk beras, stok saat ini mencapai 2.500 ton. “Dengan jumlah tersebut, stok beras diperkirakan cukup hingga enam bulan ke depan,” tegasnya.

 

Meski demikian, Bulog tetap mengantisipasi kebutuhan tambahan dengan rencana penambahan stok beras. “Kami akan menambah stok sekitar 1.000 hingga 1.500 ton untuk menjaga stabilitas pasokan,” tambahnya.

 

Sementara itu, untuk Minyakita, stok yang tersedia saat ini mencapai 10.000 liter dan diperkirakan bertahan hingga akhir April. “Sebelum akhir April, kami sudah mengajukan penambahan pasokan minimal 20.000 liter,” ungkapnya.

 

Oktavianur menegaskan, pihaknya akan terus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Bulungan, terutama di tengah dinamika harga di pasaran. “Kami pastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang terkendali,” pungkasnya. (jai/lim)

Editor : Azward Halim
#bulungan