TANJUNG SELOR - Pemkab Bulungan terus mendorong percepatan digitalisasi melalui penguatan transaksi nontunai dan peningkatan kualitas layanan publik. Upaya ini dilakukan dengan menggandeng sektor perbankan serta memperluas literasi digital masyarakat.
Sekda Bulungan, H. Risdianto menegaskan pentingnya peran aktif perbankan dalam mendukung transformasi digital di daerah. “Kami mengharapkan seluruh pimpinan cabang perbankan di Tanjung Selor terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung transaksi non-tunai,” kata Risdianto kepada Radar Kaltara, Selasa (14/4).
Ia menekankan, inovasi layanan menjadi kunci dalam mempercepat adopsi sistem pembayaran digital. “Perbankan harus terus menghadirkan kanal pembayaran yang cepat, mudah, dan terjangkau, baik bagi pemerintah daerah, pelaku usaha, maupun unit pelayanan publik,” katanya.
Menurut Risdianto, implementasi digitalisasi masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan infrastruktur hingga rendahnya literasi masyarakat. Namun demikian, ia optimistis hambatan tersebut dapat diatasi melalui sinergi seluruh pihak. “Dengan komitmen bersama, kita yakin mampu menjawab tantangan dalam memperluas digitalisasi di daerah,” tegasnya.
Lebih lanjut, Pemda Bulungan menargetkan capaian elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD) terus meningkat dari tahun ke tahun. “Kami berharap ekosistem digital di Bulungan semakin kuat, inklusif, dan berkelanjutan,” ucapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya literasi digital sebagai fondasi utama keberhasilan transformasi tersebut. “Digitalisasi tidak akan berjalan optimal tanpa pemahaman dan kepercayaan masyarakat. Karena itu, edukasi dan sosialisasi harus terus ditingkatkan,” jelasnya.
Risdianto menambahkan, digitalisasi bukan hanya berorientasi pada peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga untuk memperbaiki kualitas layanan publik. “Dengan sistem yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan semakin meningkat,” katanya.
Untuk itu, seluruh perangkat daerah didorong agar terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. “Kami berharap setiap OPD mampu memanfaatkan digitalisasi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” pungkasnya. (jai/lim)
Editor : Azward Halim