Sesuai jadwal, layanan mudik gratis sudah dijalankan pada 18 Maret 2026 lalu dengan target melayani 500 penumpang. Namun, pada pelaksanaannya hanya 161 penumpang yang mendaftar untuk ikut di layanan mudik gratis ini.
Sedangkan untuk layanan balik gratis, itu dijadwalkan pada 23 Maret 2026 mendatang. Untuk itu, masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini diharapkan dapat mendaftarkan diri.
Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang mengatakan, program mudik dan balik gratis ini dijalankan dengan beberapa tujuan, mulai dari meringankan beban ekonomi masyarakat, meningkatkan keselamatan dalam perjalanan, hingga mengurangi kepadatan lalu lintas.
"Program ini untuk membantu masyarakat agar bisa mudik dengan aman, nyaman dan biaya lebih ringan," ujar Gubernur Zainal.
Tak hanya itu, program ini juga dilakukan untuk mendorong penggunaan transportasi umum yang lebih tertib dan terorganisir.
"Pada mudik kali ini hanya sekitar 161 penumpang yang tercatat mengikuti mudik gratis, karena banyak yang sudah mudik lebih awal," kata Gubernur Zainal.
Adapun armada yang digunakan untuk layanan mudik dan balik gratis ini berupa Bus Damri dengan rute antar kabupaten/kota di dalam Kaltara, seperti Tanjung Selor, Malinau, Tideng Pale, hingga Salang.
Untuk mengikuti program ini, masyarakat dapat mendaftar secara online maupun offline atau langsung daftar ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara dengan melengkapi data identitas, seperti KTP-el atau kartu keluarga (KK).
LAYANAN DIPERLUAS KE KALTIM
Orang nomor satu di Kaltara ini menambahkan, ke depan program mudik dan, balik gratis ini akan diperluas hingga ke wilayah provinsi tetangga, seperti Kalimantan Timur (Kaltim).
"Tahun depan kita rencanakan menjangkau Berau, Samarinda dan Balikpapan," kata mantan Wakapolda Kaltara ini.
Pastinya, seluruh armada yang digunakan untuk layanan mudik dan balik gratis ini telah melalui pemeriksaan kelaikan kendaraan, serta pengemudi juga dalam kondisi sehat dan siap bertugas.
"Semua ini untuk memastikan perjalanan aman, tertib dan nyaman. Setidaknya, risiko kecelakaan dan kepadatan lalu lintas dapat diminimalisir lewat program ini," pungkasnya. (iwk/lim)
Editor : Azward Halim