Bupati Bulungan, Syarwani mengatakan, Pemda Bulungan saat ini tengah menyiapkan tahapan pembentukan pansel secara terbuka sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kita akan membentuk kepanitiaan untuk mengisi panitia seleksi secara terbuka terkait beberapa jabatan tinggi pratama yang masih lowong di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bulungan sesuai ketentuan dan mekanisme peraturan perundang-undangan,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Rabu (11/3).
Menurutnya, proses seleksi tersebut akan dilakukan secara transparan dan melalui tahapan yang telah diatur, termasuk memperoleh rekomendasi dari pusat.
“Nanti dalam waktu dekat setelah Lebaran kita selesaikan pembentukan panitia, kemudian proses perizinan dan rekomendasi dari pemerintah pusat melalui Badan Kepegawaian,” ungkapnya.
Syarwani mengungkapkan, terdapat sejumlah organisasi perangkat daerah yang saat ini masih belum memiliki pejabat definitif pada JPTP.
Beberapa di antaranya yakni DKUKMPP Bulungan, DKOP Bulungan, DPRKPP Bulungan serta DPMPTSP Bulungan. Selain itu, terdapat pula beberapa posisi lain, termasuk jabatan asisten di lingkungan sekretariat daerah.
“Kalau tidak salah ada sekitar enam sampai tujuh jabatan yang masih kosong, termasuk posisi asisten. Semua nanti akan melalui mekanisme seleksi terbuka,” katanya.
Ia memperkirakan proses seleksi hingga penetapan pejabat definitif membutuhkan waktu karena harus melalui tahapan kerja panitia seleksi sesuai aturan yang berlaku.
“Paling cepat mungkin sekitar Juli atau paling lambat Agustus sudah bisa selesai. Karena ada tahapan proses melalui mekanisme kerja panitia seleksi itu sendiri,” ujarnya.
Syarwani juga mengajak seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemda Bulungan untuk terus menjaga sinergi dan soliditas dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Saya mengajak kepada kita semua untuk terus membangun sinergi, soliditas, dan kekompakan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bulungan agar kita terus bergerak dan membangun daerah ini,” pungkasnya. (jai/lim)