Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas ESDM Kaltara, Yosua Batara Payangan kepada Radar Tarakan saat ditemui di Tanjung Selor, Rabu (4/2). Menurut Yosua, tim dari Kementerian ESDM ini turun pasca pertemuan Gubernur Kaltara dengan Menteri ESDM di Balikpapan beberapa waktu lalu.
“Pertemuan Pak Gubernur (Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang) dan Menteri ESDM (Bahlil Lahadalia) di Balikpapan, itu sudah ditindaklanjuti. Tim survei dari Kementerian ESDM dan Dinas ESDM sudah turun ke 10 desa di Kaltara,” ujar Yosua.
Adapun 10 desa yang disurvei itu tersebar di Kabupaten Nunukan, Malinau dan Bulungan. Untuk di Malinau ada tiga desa, yakni Long Lake di Kecamatan Malinau Selatan Hulu, serta Lung Berang dan Lung Simau di Kecamatan Mentarang Hulu.
Kemudian di Nunukan ada enam desa, yakni Pa’ Padi di Kecamatan Krayan, Tang Paye di Kecamatan Krayan Tengah, Panas di Kecamatan Lumbis Pansiangan, serta Pelaju, Tepian an Tagul di Kecamatan Sembakung. Untuk di Bulungan ada satu desa, yakni Long Leju di Kecamatan Pesok.
“Jadi 10 desa itu sudah disurvei dan itu sudah kita tindaklanjuti juga. Pak Gubernur juga sudah pertemuan lagi dengan Komisi XII DPR RI di Tarakan setelah pertemuan dengan Menteri ESDM di Balikpapan beberapa waktu lalu,” sebutnya.
Kepada Komisi XII DPR RI itu, Gubernur Zainal menyerahkan data 123 desa yang belum berlistrik di wilayah pedalaman dan perbatasan provinsi ke-34 Indonesia ini.
“Sebanyak 10 desa itu disurvei untuk penyediaan listrik ini desa pada daerah yang terisolasi. Desa terisolasi ini biasanya dengan karakter daerah di pedalaman dan perbatasan. Ini akan terus kita tindaklanjuti dengan harapan dapat segera terealisasi,” pungkasnya. (iwk/lim)
Editor : Azward Halim