Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto melalui P.S. Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, Aipda Hadi Purnomo mengatakan, penertiban ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga kelancaran dan keselamatan arus lalu lintas.
“Satlantas Polresta Bulungan melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas terhadap pengendara truk yang mengantre BBM di SPBU,” kata Hadi kepada Radar Kaltara, Minggu (25/1).
Ia menilai, antrean truk yang tidak tertib berpotensi menimbulkan gangguan lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengguna jalan lainnya.
“Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan, penumpukan kendaraan serta potensi kecelakaan lalu lintas akibat antrean truk yang memanjang hingga ke badan jalan,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaannya, personel Satlantas tidak hanya melakukan menertibkan kendaraan, tetapi juga memberikan imbauan langsung kepada para sopir truk agar tetap tertib selama mengantre.
“Personel kami melakukan pengaturan arus lalu lintas sekaligus memberikan imbauan kepada para sopir truk,” katanya.
Hadi menegaskan, kehadiran polisi di lapangan bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.
“Kehadiran polisi di lapangan bertujuan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan,” tegasnya.
Ia menambahkan, petugas juga mengingatkan para pengemudi agar tidak memarkir kendaraan sembarangan serta tetap mengutamakan keselamatan selama proses antrean BBM.
“Kami mengingatkan para pengemudi truk agar tetap tertib selama mengantre, tidak memarkir kendaraan sembarangan, serta selalu mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ucapnya.
Selain itu, Satlantas Polresta Bulungan mengimbau para sopir truk untuk mematuhi arahan petugas di lapangan, menjaga jarak aman, dan bersabar agar antrean tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar SPBU.
“Kami mengimbau para sopir truk untuk mematuhi arahan petugas, menjaga jarak aman, serta tetap bersabar saat mengantre BBM agar tidak mengganggu arus lalu lintas,” ujarnya.
Tidak hanya bersifat teknis, dalam kegiatan tersebut personel Satlantas juga melakukan pendekatan persuasif dengan berdialog langsung bersama para pengemudi.
“Petugas juga melakukan pendekatan persuasif dengan berdialog langsung bersama para pengemudi,” katanya.
Melalui dialog tersebut, petugas menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas serta mengingatkan pentingnya kelengkapan kendaraan dan kondisi fisik pengemudi sebelum berkendara.
“Kami menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas serta mengingatkan pentingnya kelengkapan kendaraan dan kondisi fisik pengemudi,” pungkasnya. (jai/lim)