Bupati Bulungan Syarwani mengatakan, bangunan guest house tersebut dibangun untuk menunjang kebutuhan akomodasi wisatawan sekaligus mendukung pelayanan pemerintahan.
"Hari ini saya melihat langsung Guest House Pemda Bulungan di Desa Tanah Kuning. Bangunan ini dilengkapi 14 kamar yang dapat digunakan oleh wisatawan yang berkunjung ke Pantai Tanah Kuning–Mangkupadi,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Minggu (11/1).
Dijelaskan, pembangunan guest house tersebut dilaksanakan secara bertahap melalui dua tahun anggaran. "Tahap pertama pada tahun 2024 sebesar Rp 3,7 miliar dan dilanjutkan pada tahun 2025 sebesar Rp 3,2 miliar melalui APBD Bulungan,” ungkapnya.
Menurutnya, pada tahun ini Pemda Bulungan kembali mengalokasikan anggaran lanjutan agar bangunan tersebut dapat segera difungsikan secara optimal.
“Tahun ini kita kembali mengalokasikan anggaran untuk pembangunan lansekap, pengadaan mebeler serta pemasangan instalasi air bersih dan listrik, sehingga guest house ini bisa segera digunakan,” katanya.
Selain sebagai akomodasi wisata, guest house tersebut juga dirancang multifungsi untuk mendukung pelayanan pemerintahan.
“Bangunan ini tidak hanya untuk tempat menginap wisatawan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai lokasi pelayanan perizinan dan nonperizinan karena sudah disiapkan satu ruangan khusus,” ungkapnya.
Terkait pengelolaan, Pemda Bulungan akan menugaskan aparatur sipil negara (ASN) agar operasional berjalan tertib dan profesional.
“Untuk pengelolaannya nanti akan ditugaskan beberapa ASN agar pengelolaan bangunan ini berjalan dengan baik dan sesuai fungsi,” tegasnya.
Keberadaan guest house ini diharapkan mampu mendukung pengembangan pariwisata pesisir sekaligus memperkuat kehadiran pelayanan publik di kawasan Tanah Kuning–Mangkupadi.
“Harapan kita, fasilitas ini benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan wisatawan, serta menjadi bagian dari upaya mendorong pembangunan wilayah Bulungan secara berkelanjutan,” pungkasnya. (jai/lim)