Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Polda Kaltara Bongkar 265 Kasus Narkoba, 129 Kg Sabu Disita

Fijai RT • Jumat, 2 Januari 2026 | 09:25 WIB
UNGKAP KASUS : Kapolda Kaltara menyampaikan ungkap kasus narkotika beberapa pekan lalu
UNGKAP KASUS : Kapolda Kaltara menyampaikan ungkap kasus narkotika beberapa pekan lalu

TANJUNG SELOR — Polda Kaltara berhasil mengungkap 265 kasus narkotika sepanjang 2025, dengan total barang bukti (BB) sabu yang disita mencapai 129 kilogram (kg).

Kapolda Kaltara Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy mengungkapkan, dari total 265 kasus narkoba yang ditangani, sebanyak 217 kasus telah dinyatakan selesai. “Pada tahun 2025, Polda Kaltara berhasil mengungkap 265 kasus narkoba, dengan tingkat penyelesaian perkara sebanyak 217 kasus atau sekitar 81,89 persen,” kata Djati kepada Radar Kaltara, Rabu (31/12).

Ia menjelaskan, pengungkapan ratusan kasus tersebut merupakan hasil kerja keras jajaran Polda Kaltara dan polres jajaran yang konsisten melakukan penindakan, mulai dari tingkat pengedar hingga jaringan yang lebih besar. “Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam melindungi masyarakat Kalimantan Utara dari ancaman narkotika,” tegasnya.

Dari pengungkapan tersebut, polisi menetapkan 366 orang sebagai tersangka.
Selain itu, aparat kepolisian juga menyita BB narkotika dalam jumlah besar. “Barang bukti yang berhasil diamankan berupa sabu seberat 129.221,67 gram,” ujarnya.

Tidak hanya sabu, jenis narkotika lain juga turut disita. 4.823 butir ekstasi, liquid narkotika sebanyak 88,16 mililiter, serta ganja seberat 131,86 gram. Ia menegaskan, keberhasilan ini tidak membuat jajaran Polda Kaltara berpuas diri. “Kami akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum dan mempersempit ruang gerak jaringan narkoba, terutama yang memanfaatkan wilayah perbatasan,” katanya.

Menurutnya, Kaltara memiliki posisi strategis yang kerap dimanfaatkan sebagai jalur peredaran narkotika lintas negara. Karena itu, pengawasan dan penindakan akan terus kami perkuat, baik melalui operasi rutin maupun kerja sama lintas instansi. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam pemberantasan narkoba. “Peran masyarakat sangat penting, mulai dari memberikan informasi hingga membentengi keluarga dari bahaya narkoba,” ujarnya.

Polda Kaltara berharap, pengungkapan ratusan kasus narkoba ini dapat memberikan efek jera bagi pelaku serta menekan peredaran narkotika di Bumi Benuanta. "Kami akan terus memberantas peredaran narkotika secara berkelanjutan untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba," pungkasnya. (jai/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#kaltara #narkoba #polda kaltara