TANJUNG SELOR – DPRD Bulungan menegaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 harus berpihak kepada masyarakat. Penegasan itu disampaikan Ketua DPRD Bulungan, Riyanto.
Riyanto menekankan, APBD 2026 harus memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat. Pemerataan infrastruktur sampai ke pelosok harus menjadi prioritas utama. Ia menyampaikan bahwa masih banyak wilayah yang membutuhkan peningkatan aksesibilitas, terutama jalan dan fasilitas dasar yang menjadi penopang mobilitas warga.
“Infrastruktur yang merata akan membuka peluang ekonomi baru, meningkatkan pelayanan publik, dan mempercepat pembangunan di desa-desa,” kata Riyanto kepada Radar Kaltara, Minggu (30/11).
Tidak hanya sektor fisik, Riyanto juga menyoroti pentingnya peningkatan pelayanan kesehatan dan pendidikan sebagai bagian dari program prioritas.
“Kesehatan dan pendidikan adalah kebutuhan dasar. APBD harus digunakan untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan yang memadai, berkualitas, dan merata,” ungkapnya.
Selain itu, Riyanto mengingatkan agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menerapkan prinsip efisien, transparan dan akuntabel dalam setiap tahapan perencanaan dan pelaksanaan anggaran.
“Kami akan mengawasi dengan ketat. Setiap rupiah harus tepat sasaran dan berdampak nyata,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Bulungan Syarwani, memastikan, Pemda Bulungan tetap menempatkan infrastruktur sebagai prioritas pada tahun anggaran 2026. Menurut dia, pembangunan jalan, jembatan dan fasilitas publik lainnya merupakan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan konektivitas wilayah.
“Infrastruktur adalah urat nadi pembangunan. Tahun depan, Pemda Bulungan tetap menjadikannya prioritas agar akses masyarakat ke pusat ekonomi, kesehatan dan pendidikan semakin mudah,” kata Syarwani.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam menyusun APBD yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami berkomitmen menjalankan anggaran secara tepat guna dan tepat sasaran. Setiap program harus memberikan manfaat langsung bagi warga,” pungkasnya. (jai/har)
Editor : Azwar Halim