Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Gubernur Paparkan Potensi Investasi Kaltara di Kancah Nasional

Taslee • Selasa, 25 November 2025 | 12:01 WIB
TALKSHOW : Gubernur Kaltara ketika menjadi narasumber talkshow di Metro TV DKISP
TALKSHOW : Gubernur Kaltara ketika menjadi narasumber talkshow di Metro TV DKISP

TANJUNG SELOR-Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memiliki posisi strategis di jalur perdagangan Alur Laut Kepulauan Indonesia atau ALKI II di Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) dan luasnya peluang investasi di sektor energi terbarukan seperti Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) besar.

Hal tersebut Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum., jabarkan secara gamblang saat menjadi narasumber pada program talkshow Newsline Metro TV di Studio Metro TV, Jakarta Barat.

Adapun program talkshow Newsline yang dipandu presenter Bianca itu membahas terkait langkah pemerintah daerah meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui Proyek Strategis Nasional (PSN) maupun potensi lainnya, termasuk pengembangan kawasan 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) yang ada di Bumi Benuanta.

"Berbagai upaya sedang dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara. Kita mengoptimalkan PSN, menarik investasi baru, membangun jalan sebagai konektivitas wilayah, dan beberapa langkas strategis lainnya," terang gubernur.

Baru-baru ini, Gubernur Zainal juga memantau langsung perkembangan kinerja perusahaan di KIPI. Dia memastikan, progres pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning–Mangkupadi terus menunjukkan perkembangan signifikan.

Pemprov juga telah menyiapkan skema rekrutmen tenaga kerja 70 persen lokal dan 30 persen dari luar daerah untuk mendukung kesiapan operasional kawasan tersebut.

''Jadi untuk tenaga kerjanya nanti 70-30. 70 persen tenaga kerja lokal dan 30 persen dari luar (Kaltara) yang memang memiliki skil khusus,'' kata Gubernur.

Gubernur Kaltara mengatakan, hasil kunjungan kerja bersama Kapolda dan Danrem tersebut, menunjukkan pembangunan KIPI berjalan sesuai rencana.

Ia menambahkan, peluang ekspor juga terbuka meski target produksi awal belum maksimal.

“Progresnya sangat baik. Mudah-mudahan bisa langsung ekspor juga tahun depan. Kegiatan di KIPI ini berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Pemerintah juga menunggu masuknya investasi baru yang diyakini akan semakin menghidupkan kawasan industri tersebut.

“Mudah-mudahan kawasan ini semakin ramai, semakin banyak investor yang hadir di Kaltara, dan tentu akan membuka peluang kerja bagi masyarakat,” katanya.

Pemprov kini mempercepat persiapan sumber daya manusia (SDM) lokal, terutama pemuda dan pemudi Kaltara, agar dapat terserap pada proyek industri berskala besar tersebut.

“Kita berupaya menyiapkan tenaga-tenaga lokal untuk bisa masuk dalam proyek ini,” ujarnya. (dra/har)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #Kancah Nasional #bulungan #gubernur