TANJUNG SELOR - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat jumlah penduduk Kaltara per 30 Juni atau semester I tahun 2025 sebanyak 778.086 jiwa.
Jumlah ini naik jika dibandingkan dengan kondisi semester II tahun 2024 yang tercatat sebanyak 770.627 jiwa. Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Disdukcapil Kaltara, Sanusi kepada Radar Tarakan saat ditemui di Tanjung Selor, Rabu (1/10/2025).
"Kalau kita lihat, pertumbuhan penduduk Kaltara dari tahun sebelumnya (semester II/per Desember 2024), terjadi pertumbuhan penduduk sebanyak 7.459 jiwa," ujar Sanusi.
Jika dihitung secara persentase, pertumbuhan penduduk dalam enam bulan terakhir ini sekitar 1 persen. Kendati terlihat kecil, namun pertumbuhan 1 persen itu cukup tinggi jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Kaltara yang tercatat di bawah 1 juta jiwa.
"Tumbuh 1 persen ini cukup tinggi dengan jumlah penduduk Kaltara yang di bawah 1 juta jiwa dengan luas wilayah yang sekitar 72 ribu kilometer persegi," jelasnya.
Adapun faktor penyebab pertumbuhan jumlah penduduk itu, dimungkinkan karena beberapa hal, salah satunya Kaltara dapat menarik banyak pihak untuk bisa mendapatkan penghasilan lebih.
"Penghasilan lebih di sini dalam artian memperbaiki tingkat penghasilan orang yang dari luar ke Kaltara," tuturnya.
Ini dapat dilihat dari banyaknya lokasi-lokasi yang strategis di provinsi ke-34 Indonesia ini, misalnya Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).
"Termasuk proyek-proyek pemerintah yang dikerjakan. Prinsipnya kita akan terus melakukan update data kependudukan di Kaltara ini," pungkasnya. (iwk/har)
Editor : Azwar Halim