TANJUNG SELOR – Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Bulungan terus mendorong perluasan area tanam kakao. Komoditas ini dinilai memiliki prospek menjanjikan untuk menjadi penopang ekonomi daerah.
Kepala Disperta Bulungan Kristiyanto mengatakan, perluasan kakao sangat potensial memberi dampak sosial dan ekonomi, baik bagi masyarakat maupun Bulungan secara keseluruhan.
"Selain sosialisasi, kami juga menyerahkan pupuk organik kepada pekebun penerima manfaat," kata Kristiyanto kepada Radar Kaltara, Senin (22/9).
Bantuan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas di lapangan. Disperta Bulungan juga menyiapkan langkah lanjutan. Pada Oktober mendatang, sekitar 20 ribu polibag bibit kakao siap tanam akan diserahkan kepada kelompok tani penerima.
“Kami ingin petani semakin berdaya dan komoditas kakao bisa tumbuh menjadi unggulan Bulungan,” ungkapnya.
Dengan program ini, Disperta Bulungan berharap petani mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperkuat posisi Bulungan sebagai daerah penghasil kakao di Kaltara.
"Melalui program ini, Disperta Bulungan menargetkan peningkatan kesejahteraan petani sekaligus memperkokoh posisi Bulungan sebagai salah satu daerah penghasil kakao utama di Kaltara," bebernya.
Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Bulungan, Tasa Gung menyatakan siap mendorong program pertanian berkelanjutan.
“Kami tentu mendukung upaya memperluas tanaman kakao agar menjadi sumber ekonomi baru masyarakat,” pungkasnya. (jai/har)
Editor : Azwar Halim