TANJUNG SELOR – Realisasi investasi di Bulungan sepanjang triwulan I (Januari–Maret) 2025 telah mencapai Rp 14,55 triliun atau 41 persen dari target sebesar Rp 35,06 triliun.
Capaian ini berasal dari dua sumber utama, yakni Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang menyumbang 59 persen dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar 41 persen.
“Sektor-sektor utama yang menjadi penggerak investasi meliputi listrik, air dan gas yang saat ini tengah kita dorong dalam mendukung agenda pembangunan hijau dan keberlanjutan daerah,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Selasa (29/7).
Adapun total proyek investasi yang terealisasi pada periode tersebut tercatat sebanyak 224 proyek, terdiri dari 187 proyek PMDN (83,5 persen) dan 37 proyek PMA (16,5 persen).
Dari sisi ketenagakerjaan, investasi yang masuk telah menyerap 771 tenaga kerja, dengan 98,1 persen di antaranya adalah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) sebanyak 756 orang, dan 1,9 persen Tenaga Kerja Asing (TKA) sebanyak 15 orang.
“Salah satu keberhasilan kita adalah memastikan bahwa investasi yang masuk tetap berdampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja lokal,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Pemda Bulungan akan terus menjaga stabilitas iklim usaha, mempermudah perizinan dan memperkuat koordinasi lintas instansi.
"Target investasi pada tahun 2025 sebesar Rp 35,06 triliun, sejalan dengan prioritas pembangunan infrastruktur dasar, transisi energi dan penguatan sektor produktif berbasis desa," pungkasnya. (jai/har)
Editor : Azwar Halim