Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Luncurkan Koperasi Merah Putih, Syarwani Minta Kepala Desa Bijak Kelola Anggaran

Fijai RT • Senin, 21 Juli 2025 | 18:28 WIB
BERI ARAHAN : Bupati Bulungan saat memberikan arahan dalam peluncuran Koperasi Merah Putih, Senin (21/7).
BERI ARAHAN : Bupati Bulungan saat memberikan arahan dalam peluncuran Koperasi Merah Putih, Senin (21/7).

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan resmi meluncurkan Koperasi Merah Putih desa dan kelurahan se-Bulungan. Peluncuran perdana dilakukan di Desa Apung, Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan, Senin (21/7).

Bupati Bulungan Syarwani menegaskan pentingnya tata kelola koperasi yang baik, transparan dan akuntabel sebagai fondasi utama dalam memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat desa.

“Saya titip pesan, agar koperasi ini tidak hanya dibentuk secara kelembagaan, tetapi benar-benar dijalankan dengan semangat gotong royong dan transparansi,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Senin (21/7).

Ia meminta agar seluruh pengurus koperasi mengelola keuangan secara profesional dan terbuka, guna menghindari potensi masalah hukum di kemudian hari.

“Pengelolaan dana harus hati-hati dan penuh tanggung jawab. Jangan sampai koperasi ini jadi sumber persoalan karena salah urus,” ujarnya.

Untuk memastikan hal tersebut, ia menugaskan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Bulungan serta Inspektorat Bulungan agar aktif dalam memberikan pembinaan serta pengawasan berkala.

Lebih lanjut, Syarwani mengungkapkan bahwa inisiatif pembentukan Koperasi Merah Putih juga mendapat dukungan dari pemerintah pusat, terutama melalui alokasi Dana Desa (DD) yang dapat digunakan sebagai modal awal koperasi.

“Kepala desa harus bijak mengelola anggaran. Koperasi bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal, asal dikelola dengan amanah,”ungkanya.

Sebagai contoh konkret keberhasilan, Syarwani menyinggung koperasi Sajau Hilir, yang berhasil menjual hingga 200 ton gabah dengan harga sesuai standar nasional.

Keberhasilan tersebut dinilai sebagai bukti bahwa koperasi desa mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat.

“Itu contoh koperasi yang bisa menjadi inspirasi. Artinya kalau dikelola dengan benar, hasilnya bisa luar biasa,” ucapnya.

Peluncuran di Desa Apung ini sekaligus menjadi simbol dimulainya gerakan koperasi berbasis desa yang mengedepankan ekonomi kerakyatan di Bulungan.

“Mari kita jadikan koperasi ini sebagai tonggak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa,” pungkasnya. (jai/har)

Editor : Azwar Halim
#Bijak Kelola Anggaran #Koperasi Merah Putih #Syarwani #kepala desa