Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Satu Brigade Pangan di Bulungan Garap 200 Hektare Lahan

Hendra RT • Jumat, 28 Februari 2025 | 19:22 WIB
KET FOTO : INTESIFIKASI : 8.000 hektare lahan di Bulungan akan di intensifikasi tahun ini.
KET FOTO : INTESIFIKASI : 8.000 hektare lahan di Bulungan akan di intensifikasi tahun ini.

TANJUNG SELOR - Optimasi Lahan (Oplah) pertanian di Bulungan mulai dilaksanakan tahun ini. Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Bupati Bulungan Syarwani S.Pd., M.Si dengan menyebut, 8.000 hekatre (ha) menjadi target yang diberikan Kementerian Pertanian (Kementan RI).

“Bulungan ditarget 8.000 hektare lahan dari Kementan RI. Tentu ini adalah upaya menuju swasembada pangan nasional dan khususnya di Kabupaten Bulungan,” ungkap Syarwani.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Bulungan Kristiyanto menyebut, sebanyak 23 Brigade Pangan (BP) telah dibentuk. Tiap kelompok BP akan mengelola 200 ha lahan untuk menghasilkan produk petanian berupa padi.

Dijelaskan Kristiyanto, kelompok BP masing-masing beranggotakan 15 orang dengan kolaborasi antara kelompok tani di tiap desa dan petani milenial. Selanjutnya, BP akan mengoptimasi lahan yang tersedia di masing-masing desa dengan metode swakelola atau penggarapan dengan sistem bagi hasil.

“Intensifikasi lahan dapat dilakukan Brigade Pangan bersama petani di tiap desa, atau digarap secara mandiri oleh BP dengan sistem bagi hasil kepada pemilik lahan,” jelas Kristiyanto.

Peran dan fungsi BP juga cukup strategis. Tiap-tiap BP akan mendapat bantuan langsung dari Kementan RI berupa Alat Mesin Pertanian (Alsintan) guna menunjang proses penanaman hingga fase panen.

Kelompok tani juga dimungkinkan mendapat support dari masing-masing BP di desa mereka. Peralatan seperti hand traktor dan unit Alsintan lainnya, dapat di sewa petani dari kelompok BP. Indeks pertanaman juga menjadi target bagi BP.

“Meningkatkan indeks pertanaman adalah target menuju swasembada pangan. Artinya lahan yang tadinya hanya 1 kali tanam dinaikkan menjadi 2 kali tanam. Begitu juga untuk yang sudah di fase 2 kali tanam, dinaikkan menjadi 3 kali tanam dalam satu tahun,” imbuh Kristiyanto.

Sejalan dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Bulungan Syarwani-Kilat yakni pertanian berkelanjutan, perlibatan petani milenial turut di dorong secara serius.

Upaya itu sebagai wujud realisasi salah satu program prioritas Pemkab Bulungan yaitu Madya (Muda Berdaya, Muda Berkarya).

Optimasi lahan bukan satu-satunya target strategis di Bulungan. Tahun ini, Pemkab Bulungan menarget pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 100 Kilometer (Km) yang tersebar di 10 kecamatan.

JUT diharapkan mempermudah akses angkut hasil pertanian maupun perkebunan masyarakat.

Selain itu, nilai produk hasil pertanian diharapkan lebih meningkat. Tidak sampai disitu. Pemkab Bulungan menyiapkan pula dana sekitar Rp 1 miliar sebagai langkah antisipasi atau jaminan terhadap hasil panen produk pertanian masyarakat. (dra/har)

Editor : Azwar Halim
#kementan ri #tarakan #Brigade #kaltara #Oplah #tanjung selor #bulungan