Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

RSD dr.H Soemarno Sosroatmodjo Hadirkan MRI 1,5 Tesla, Ini Kecanggihannya

Fijai RT • Kamis, 16 Januari 2025 | 11:08 WIB
FASILITAS BARU : Sekda Bulungan didampingi Dirut RSD dr. H. Soemarno Sosroatdmojo saat melihat hasil MRI.
FASILITAS BARU : Sekda Bulungan didampingi Dirut RSD dr. H. Soemarno Sosroatdmojo saat melihat hasil MRI.

TANJUNG SELOR - Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, Tanjung Selor menambah satu lagi fasilitas pelayanan bagi pasien. Yakni, magnetic resonance imaging (MRI).

Sekda Bulungan, Risdianto menilai MRI ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Bulungan untuk mengetahui secara detail anatomi suatu organ maupun jaringan tubuh.

"Saya sudah mencoba menggunakan MRI. Rasanya, nyaman dan tenang," kata Risdianto kepada Radar Kaltara, Kamis (16/1).

Saat ini, sambung Risdianto, MRI ini masih dalam tahap uji coba. Setelah itu, baru akan melayani masyarakat.

"Dengan kehadiran alat MRI ini, harapannya dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di RSD. Sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat," ungkapnya.

Sementara itu, Dirut RSD dr. H. Soemarno Sosroatdmojo, Widodo Darmo Sentono mengatakan, RSD menggunakan MRI 1,5 Tesla.

Teknologi ini diklaim memberi keakuratan lebih untuk pasien dalam mendiagnosis penyakit lewat radiologi. Sehingga, mampu mengoptimalkan proses diagnostic.

"Alat ini dapat menampilkan secara detail anatomi suatu organ maupun jaringan tubuh," ungkapnya.

Untuk sumber daya manusia (SDM) yang mengoperasikan MRI, dipastikan sudah tidak ada masalah, karena RSD telah memiliki spesialis Radiologi.

"Jadi, mereka (spesialis radiologi) memiliki kompetensi untuk mengoperasikan MRI," bebernya.

Ditargetkan, setelah proses training selesai. MRI senilai Rp 24 miliar itu akan langsung dioperasikan.

"Sekarang ini training baru dilakukan dua kali. Setelah training selesai akan langsung dioperasikan. Jadi, pasien tidak perlu dirujuk ke Tarakan," pungkasnya. (jai/har)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #sekda #RSD #tanjung selor #bulungan #mri