TANJUNG SELOR – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menjalani tes urine di Kantor Gubernur Kaltara pada Senin (4/11/2024).
Upaya deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkoba itu dilakukan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltara berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara dan beberapa perangkat daerah lainnya di Pemprov Kaltara.
Plt. Kepala Badan Kesbangpol Kaltara, Abdul Jalil mengatakan, tes urine ini merupakan bagian dari rencana aksi daerah, serta perintah langsung dari pimpinan, yakni Pjs Gubernur dan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara.
“Tujuan dari upaya ini tak lain adalah untuk memastikan bahwa ASN di Pemprov Kaltara ini betul-betul bersih dan tidak terkontaminasi dengan penyalahgunaan narkoba,” ujar Jalil kepada Radar Tarakan saat ditemui di sela pelaksanaan tes urine tersebut.
Jalil menyebutkan, dari yang sudah dilakukan tes urine ini, semua klir atau dinyatakan negatif penyalahgunaan narkoba.
“Hari ini kita lakukan tes urin itu terhadap pejabat eselon III dan IV, serta khusus dua perangkat daerah, yakni BPBD dan Satpol PP dengan jumlah target sekitar 1.343 orang. Tapi yang mengikuti tes hari ini baru sekitar 1.000 orang,” sebutnya.
Artinya, masih ada yang belum ikut tes karena sesuatu dan lain hal, baik itu karena sedang sakit, maupun lagi tugas ke luar daerah.
Mengingat ini hukumnya wajib dilakukan, maka nanti pihaknya akan meminta komitmen dari kepala perangkat daerah terkait untuk memerintahkan ASN-nya yang belum tes untuk proaktif datang ke klinik yang sudah disiapkan.
“Kalau tidak nanti kita akan surati dan datang bersama petugas untuk bisa melakukan tes susulan terhadap mereka yang belum tes hari ini,” tuturnya.
Selain ASN, driver mobil dinas dan motoris speedboat milik Pemprov Kaltara juga menjadi target dari tes urin ini. Hal ini dinilai penting dilakukan mengingat kerja driver dan motoris ini berkaitan dengan nyawa manusia.
“Makanya mereka harus betul-betul bersih dari narkoba. Alhamdulillah, dari hasil sementara ini kita dapat melihat bahwa ASN kita tidak terkontaminasi dengan penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya. (iwk/har)
Editor : Azwar Halim