TANJUNG SELOR – Sejumlah terobosan hingga kini telah dan tengah dilakukan di Kalimantan Utara (Kaltara) untuk mendukung capaian misi Indonesia berada pada posisi Net Zero Emission (NZE) tahun 2060.
Salah satu di antaranya adalah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kayan di Kabupaten Bulungan dan PLTA Mentarang Induk di Kabupaten Malinau. Dua hydro power ini dinilai akan menjadi energi terbarukan dengan kapasitas yang sangat besar.
“Kita sekarang ini juga sedang menuju energi terbarukan. Insha Allah dalam tiga hingga empat tahun ke depan Kaltara susah menggunakan energi terbarukan,” ujar Zainal A Paliwang, Gubernur Kaltara kepada Radar Kaltara saat dikonfirmasi, Kamis (19/9).
Baca Juga: Paslon Tunggal, KPU: Kampanye Tetap Dilakukan
Mantan Wakapolda Kaltara ini menegaskan, untuk hydro power di provinsi ke-34 Indonesia ini sementara tengah berproses secara perlahan dan tidak ada yang berhenti proses penyelesaian pembangunannya.
“Kita akan dorong untuk percepatan pembangunan hydro power ini guna mendukung pembangunan hijau di Kaltara,” tuturnya.
Dalam hal ini, Gubernur juga mengucapkan terima kasi atas dukungan dari sejumlah pihak dalam rangka melakukan pembangunan ekonomi hijau, investasi berkelanjutan, serta menciptakan peluang untuk membangun jejaring, baik itu antar pelaku industri kreatif, investor, pemerintah dan masyarakat umum.
Baca Juga: 25 Etnis Kaltara Tampilkan Kebudayaan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara juga melakukan berbagai inisiatif dalam rangka mendukung percepatan pembangunan berkelanjutan dalam rangka mewujudkan transformasi sosial, ekonomi dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
“Banyak hal baik yang bisa kita lakukan, di antaranya seperti meningkatkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga pelatihan-pelatihan dalam rangka mendukung peningkatan SDM (sumber daya manusia),” jelasnya.
Ini merupakan bentuk upaya dan langkah nyata yang dilakukan Pemprov Kaltara dalam hal merespon isu pembangunan global berkelanjutan dan perubahan iklim yang terjadi saat ini.
Baca Juga: Kabut Asap 'Selimuti' Kaltara, Dishut Ingatkan Kelengkapan Sarpras
Untuk diketahui, sesuai dengan rencana yang sudah ada, PLTA Kayan di Kabupaten Bulungan itu akan dibangun dengan kapasitas sekitar 9.000 MW yang dihasilkan dari lima bendungan.
Sedangkan untuk PLTA Kalyan Mentarang sendiri direncanakan dengan kapasitas 1.375 MW yang bersumber dari satu bendungan. (iwk/har)
Editor : Azwar Halim