Gedung Bank Sampah “Hijau Muda” merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) KHN yang dikenal dengan nama KHN Lestari. Program ini dijalankan melalui kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malinau, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan. Fokus utama program ini adalah mengurangi pencemaran sampah rumah tangga ke sungai, sekaligus membuka peluang ekonomi sirkular melalui pemanfaatan produk-produk daur ulang.
Fasilitas bank sampah tersebut menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan KHN sejak tahun 2023 dalam membentuk kepengurusan dan mengaktifkan Bank Sampah Unit Desa di Desa Harapan Maju dan Desa Paking, dua wilayah yang berada paling dekat dengan proyek PLTA Mentarang Induk.
Manager Stakeholder Management KHN, Hambar Endro Prabowo, dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran bank sampah ini merupakan wujud komitmen jangka panjang perusahaan untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. “Ini adalah penerapan program nasional yang sangat baik. KHN berkomitmen terus mendampingi warga Desa Harapan Maju dan Desa Paking melalui program-program yang mendorong keberlanjutan lingkungan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan pendampingan dari DLH Malinau, kami berharap fasilitas ini menjadi ruang pembelajaran dan praktik pengelolaan sampah yang konsisten dan berkelanjutan,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Kepala DLH Kabupaten Malinau, dr. John Felix Rundupadang, M.P.H., yang menilai kolaborasi ini sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah. “Kami mengapresiasi inisiatif KHN yang selaras dengan arah kebijakan daerah dalam pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan. Bank Sampah ‘Hijau Muda’ menjadi bukti nyata bahwa perusahaan dan masyarakat dapat bersinergi dalam mengatasi persoalan sampah,” ungkapnya.
Sejak 2024, KHN bersama DLH Malinau juga telah menginisiasi berbagai program berbasis lingkungan, mulai dari pelatihan pembuatan ekobrik, pemilahan sampah, pembentukan dan pelatihan pengurus bank sampah, pembuatan bak kompos, hingga pembelian ekobrik dari masyarakat. Seluruh proses tersebut kini menjadi bagian dari aktivitas yang menopang keberadaan Gedung Bank Sampah “Hijau Muda”.
Dukungan turut disampaikan Camat Mentarang, Willy Charles, SE., MH. Menurutnya, sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan desa.
“Pemerintah kecamatan menyambut baik dan mendukung penuh langkah KHN yang konsisten memperhatikan kesejahteraan masyarakat Desa Harapan Maju dan Desa Paking,” katanya.
Peresmian gedung ini juga menjadi momen refleksi perjalanan tiga tahun relokasi warga RT 05 Desa Harapan Maju. Selama periode tersebut, KHN terus melakukan pendampingan dan pemantauan untuk memastikan proses transisi kehidupan warga berjalan dengan baik dan semakin sejahtera. Melalui program KHN Lestari, berbagai inisiatif pemberdayaan dijalankan, mulai dari sektor pertanian hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Pada pilar Lestari Kehidupan, KHN mendorong penghidupan berkelanjutan melalui budidaya padi sawah yang kini memasuki tahun ketiga, sebagai cerminan meningkatnya kapasitas dan kemandirian masyarakat. Selain itu, program penanaman kopi juga terus digalakkan dengan capaian 1.500 pohon dari target 7.000 pohon.
Melalui pilar Lestari Budaya, KHN memberikan pelatihan kerajinan tangan dan membatik untuk menjaga keberlanjutan keterampilan berbasis kearifan lokal sekaligus membuka peluang usaha kreatif bagi masyarakat.
Sementara pada pilar Lestari Pendidikan, KHN memperluas akses pendidikan melalui program paket A, B, dan C, serta pelatihan bahasa inggris dan bahasa mandarin. Warga juga dibekali pelatihan perawatan fasilitas umum kelistrikan guna mendukung kemandirian permukiman baru dan pengoperasian alat berat sederhana.
Dengan peresmian Gedung Bank Sampah “Hijau Muda” ini, KHN menegaskan perannya sebagai mitra pembangunan bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Pendampingan terhadap warga relokasi akan terus berlanjut seiring pengembangan proyek PLTA Mentarang Induk, dengan memastikan peningkatan kualitas hidup masyarakat menjadi bagian integral dari proses pembangunan di Kabupaten Malinau. (adv)
Editor : Azward Halim