TARAKAN – Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K bersama jajaran pejabat utama (PJU) Polda Kaltara melakukan peninjauan langsung pelaksanaan Operasi Ketupat Kayan 2026 di sejumlah pos pelayanan dan pos pengamanan yang tersebar di Kota Tarakan, Jumat (13/3) lalu.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel sekaligus mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat selama periode arus mudik hingga arus balik Idulfitri.
Kapolres Tarakan AKBP Erwin Saputra Manik mengatakan, dalam kunjungan tersebut Kapolda memberikan sejumlah arahan penting kepada personel yang bertugas, khususnya terkait peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
“Bapak Kapolda bersama pejabat utama Polda Kaltara melakukan peninjauan pelaksanaan Operasi Ketupat Kayan 2026, khususnya di pos-pos pelayanan dan pos pengamanan yang telah digelar oleh Polresta Tarakan,” ujarnya.
Menurutnya, dalam arahan tersebut Kapolda menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam mendukung kelancaran arus mudik, terutama di titik-titik transportasi vital seperti pelabuhan dan bandara.
Selain itu, personel juga diminta tidak hanya siaga di dalam posko, tetapi aktif melakukan patroli untuk memantau situasi di lapangan selama masa mudik hingga arus balik.
“Anggota tidak hanya sebatas berada di dalam ruangan posko, tetapi harus melakukan patroli dan melihat secara langsung bagaimana situasi serta kondisi pada saat arus mudik sampai nanti arus balik,” jelasnya.
Kapolda juga mengingatkan agar pelayanan kepada masyarakat di posko, termasuk layanan kesehatan, dapat dimaksimalkan dengan melibatkan instansi terkait.
“Contohnya seperti layanan kesehatan bagi masyarakat itu bisa dioptimalkan dengan instansi terkait di bidang kesehatan,” katanya.
Dalam Operasi Ketupat Kayan 2026 ini, Polresta Tarakan menyiagakan total 312 personel gabungan yang ditempatkan di sejumlah pos pengamanan dan pelayanan.
“Polres Tarakan mendirikan tiga pos pengamanan, empat pos pelayanan, dan satu pos terpadu di Command Center. Total personel yang terlibat sebanyak 312 orang, terdiri dari 147 anggota Polresta Tarakan dan 165 personel dari instansi gabungan,” ungkapnya.
Kapolres menambahkan, arahan Kapolda akan segera ditindaklanjuti oleh seluruh jajaran Polresta Tarakan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat selama Operasi Ketupat berlangsung.
“Ini menjadi atensi kami supaya segera disesuaikan dengan arahan dan kebijakan pimpinan agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih optimal,” tutupnya. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT