Kehadiran orang nomor satu di Toraja Utara itu menjadi simbol eratnya hubungan antara pemerintah daerah dengan warga Toraja Utara yang bermukim di Kalimantan Utara (Kaltara), sekaligus bentuk dukungan terhadap eksistensi organisasi paguyuban di tanah perantauan.
Menurutnya, keberadaan masyarakat Toraja Utara di perantauan merupakan potensi besar yang dapat menjadi penghubung antara daerah asal dan daerah tempat tinggal. Ia menilai perantau tidak hanya membawa identitas budaya, tetapi juga pengetahuan, jejaring, dan pengalaman yang dapat dimanfaatkan untuk mendorong kemajuan bersama.
“Di mana pun berada, masyarakat Toraja Utara diharapkan tetap menjaga nilai-nilai budaya dan semangat kebersamaan, sekaligus mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Ia mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan sosial serta menjunjung prinsip saling menghormati di daerah rantau. Nilai gotong royong dan kekeluargaan disebutnya sebagai modal sosial yang perlu terus dipelihara agar keberadaan perantau memberi dampak positif bagi masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Frederik juga mendorong warga Toraja Utara di Tarakan untuk mulai mengembangkan aktivitas ekonomi produktif, khususnya di sektor pertanian dan perikanan. Menurutnya, sektor-sektor tersebut memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga perantau.
“Sinergi antara kemampuan masyarakat perantau dan peluang usaha di daerah tempat tinggal akan membuka ruang ekonomi baru yang saling menguntungkan,” katanya.
Bupati Frederik turut menyampaikan harapannya agar masyarakat Toraja Utara di Kalimantan Utara dapat terus menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, baik di Toraja Utara maupun di Kalimantan Utara, demi mendukung pembangunan yang inklusif.
Kunjungan Bupati Toraja Utara ke Tarakan tersebut juga menjadi momentum silaturahmi dengan tokoh masyarakat dan warga Toraja Utara yang bermukim di Bumi Paguntaka. Ia hadir didampingi sejumlah pejabat daerah untuk menyapa langsung masyarakat serta menyampaikan arah kebijakan pembangunan daerah ke depan. (lim)
Editor : Azward Halim