TARAKAN - Meski Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan belum melakukan pembangunan pada fasilitas gedung Sekolah Rakyat (SR). Namun di tahun ini Pemkot Tarakan akan mulai menerima 100 murid baru untuk program SR tahun ajaran 2025 - 2026.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Tarakan Tamrin Toha, di mana tahun ini Pemkot Tarakan melalui Disdik dan Dinas Sosial (Dinsos) akan menjalankan aktivitas SR dengan menerima 100 murid angkatan pertama.
Dikatakan Tamrin, SR merupakan program nasional yang bertujuan menanggani persoalan buta huruf serta meningkatkan taraf hidup masyarakat.
"Alhamdulillah program SR bisa menerima siswa tahun ini. Jadi berdasarkan rapat kami dengan pak Wali Kota, beserta OPD terkait itu dipastikan bahwa Tarakan bisa menerima siswa baru sebanyak dua kelas di SD dan dua kelas di SMP. Jadi 1 kelas itu 25 jadi jumlahnya 100 murid," ujarnya, Rabu (7/5).
"Rencananya karena bangunannya juga baru tahun ini dibangun maka itu nanti akan dititipkan di Balai Latihan Kerja (BLK).
Termasuk juga kita harus cepat menyeleksi calon kepala sekolahnya. Kalau SR itu kan memang bagi siswa maka yang tidak mampu, miskin ekstrim atau putus sekolah," sambungnya. (zac)
Editor : Azwar Halim