Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

BKN Tarakan Kembali Gelar Tes Kedinasan

Azwar Halim • Kamis, 8 Juni 2023 | 13:00 WIB
TES CAT: Pelaksanaan ujian yang diselenggarakan di Gedung BKN Tarakan pada Rabu (7/6). FOTO: YEDIDAH PAKONDO/RADAR TARAKAN
TES CAT: Pelaksanaan ujian yang diselenggarakan di Gedung BKN Tarakan pada Rabu (7/6). FOTO: YEDIDAH PAKONDO/RADAR TARAKAN
TARAKAN - Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN Tarakan kembali menggelar tes kedinasan di tahun 2023 ini. Hal tersebut diungkapkan Koordinator UPT BKN Tarakan, Muhammad Saptaheriawan kepada awak media saat ditemui di ruang kerjanya pada Rabu (7/6).

“Untuk tes kedinasan 2023 ini rencananya UPT Tarakan akan menyelenggarakan mulai tanggal 7 sampai 10 Juni. Untuk instansinya adalah Kemenhub, dilanjutkan BMKG, BPS dan IPDN sampai sabtu. Ini untuk wilayah Kaltara yang mengambil tes atau lokasi tes di Tarakan,” ungkap Saptaheriawan.

Adapun fasilitas yang disiapkan untuk pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) ialah sebanyak 50 komputer. Namun dalam ruangan SKD terdapat 55 komputer, sebab lima di antaranya merupakan komputer cadangan.

Pelaksanaan seleksi ini digelar 4 sesi, terkecuali saat hari Jumat hanya 2 sesi yakni sebelum dan sesudah pelaksanaan salat Jumat. Lebih lanjut dikatakan Saptaheriawan, bahwa sebelum peserta memasuki ruang tes, peserta wajib melakukan input data, masuk ke ruang tunggu setelah itu registrasi diruang registrasi, kemudian peserta menunjukkan kartun ujian dan identitas peserta dan diregistrasi oleh panitia untuk dicocokkan apakah peserta tersebut benar-benar peserta kemudian mendapatkan pin dan masuk ke ruang tunggu steril.

“Saat jadwal sudah mau mulai, kami naikkan ke ruang ujian. Sebelum naik ke ruang ujian kami biasa cek bodi dengan metal detector dengan harapan peserta tidak membawa barang yang dilarang yang dapat merugikan peserta. Kalau ketahuan membawa alat, langsung didiskualifikasi karena sudah ada ketentuannya,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Panitia Sipencatar Ilmu Teknik Pelayaran Semarang ini bahwa pada Rabu (7/6) pihaknya sedang melaksanakan proses seleksi penerimaan calon taruna Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Peserta akan melalui proses SKD kemudian dilanjutkan dengan seleksi kesehatan, wawancara dan psikotes.

Jika dinyatakan lolos, maka akan menjadi taruna Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang terbagi atas darat, laut dan kereta api. Kemudian setelah lolos, nantinya peserta akan menjadi calon aparatur sipil negara (CASN) dari Kemenhub dan daerah. “Nanti ada MoU daerah dengan pusat, setelah lulus akan dikembalikan ke masing-masing daerah sebagai ASN khususnya di bidang transportasi,” jelasnya.

Dikatakan Saptaheriawan, bahwa pihaknya memfasilitasi peserta asal Kaltara. Pada Rabu, peserta yang mengikuti SKD mencapai 140 orang . Ini merupakan peserta yang lolos seleksi administrasi dan SKD untuk kemudian menuju ke tahapan selanjutnya. “Masing-masing darat laut dan udara ada masing-masing kebutuhannya. Kalau sudah dites di Kaltara akan dites lagi dk Kaltara untuk kesehatan, ini tergantung kerjasamanya apakah di RSUKT atau di RSUD dr. H. Jusuf SK. Tes kesamaptaan itu nanti dengan Kodim,” jelasnya. (shy/lim)

  Editor : Azwar Halim
#tarakan #kaltara