
TARAKAN – Angin kencang yang melanda Kota Tarakan sejak Minggu (25/10) malam menyebabkan dua kejadian pohon tumbang di permukiman warga. Salah satunya menimpa rumah Marlina di Jalan Pulau Mangkudulis, Kampung Satu Skip, Gang 5, hingga mengakibatkan kerusakan berat pada bagian dapur dan kamar mandi.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 Wita, Senin (26/10), ketika Marlina bersama suami dan dua anaknya masih tertidur. Suara benturan keras membuat mereka terbangun. Awalnya, keluarga tersebut mengira suara itu berasal dari petir yang menyambar rumah.
“Kami kaget sekali. Anak saya lari bilang dikira guntur kena rumah. Setelah buka pintu dapur, ternyata pohon keminci sudah roboh menimpa rumah,” tutur Marlina.
Meski pohon menghantam bagian belakang rumah, seluruh anggota keluarga selamat karena sedang tidur di kamar yang tidak terkena langsung batang pohon. Namun, bagian dapur mengalami kerusakan cukup parah. Sejumlah peralatan rumah tangga, seperti piring, gelas, dan rak piring, ikut pecah akibat tertimpa material pohon.
Kulkas yang berada di sekitar lokasi tidak mengalami kerusakan karena tertahan balok atap. Meski demikian, Marlina harus menghadapi kerusakan rumah yang membutuhkan perbaikan, terutama pada bagian dapur dan kamar mandi.
“Alhamdulillah kami semua selamat karena tidur di kamar. Pohonnya jatuh di samping kamar, jadi tidak mengenai tempat kami tidur,” katanya.
Marlina mengatakan, pohon keminci yang tumbang tersebut sudah berusia tua dan kondisinya lapuk. Batangnya bahkan sudah tidak memiliki daun, sementara bagian atasnya dipenuhi tanaman merambat.
“Itu pohon sudah lama sekali. Daunnya sudah tidak ada, tinggal benalu yang tumbuh di atas. Memang kondisinya sudah lapuk,” ujarnya.
Sebelum petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan tiba, warga sekitar lebih dahulu bergotong royong memotong batang pohon menggunakan gergaji mesin. Langkah tersebut dilakukan untuk menyingkirkan material yang menimpa rumah sekaligus mengurangi risiko bahaya di sekitar lokasi.
Marlina berharap pemerintah dapat memberikan bantuan untuk memperbaiki rumahnya, khususnya bagian dapur yang mengalami kerusakan berat akibat tertimpa pohon. “Harapannya semoga ada bantuan untuk memperbaiki dapur yang rusak. Mudah-mudahan ada rezekinya dari pemerintah,” harapnya.



