Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Kaltara Curiga Karhutla Tak Sekadar Kebakaran Biasa

Z
Penulis: Zakaria RT❯
Ketua DPRD Kaltara Achmad Djufrie. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
Ketua DPRD Kaltara Achmad Djufrie. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

Advertisement

TARAKAN - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berulang di Kalimantan Utara (Kaltara) kembali memunculkan dugaan adanya faktor manusia di balik sejumlah kejadian. DPRD Kaltara meminta aparat tidak berhenti pada pemadaman, tetapi menelusuri kemungkinan adanya pembakaran yang dilakukan secara sengaja.

Ketua DPRD Kaltara, Achmad Djufrie mengatakan, pola karhutla yang terus terjadi setiap tahun semestinya menjadi perhatian serius aparat keamanan. Terlebih, kejadian yang berulang dinilai dapat memberikan gambaran mengenai lokasi maupun pola yang digunakan dalam pembakaran.

“Ini kan sudah berulang-ulang tiap tahun, pihak keamanan seharusnya sudah paham trik-trik pengusaha yang bermain di kawasan hutan,” tegasnya, Kamis (10/9).

Advertisement

Achmad meminta dugaan kesengajaan tersebut dibuktikan melalui penyelidikan. Menurutnya, setiap kebakaran perlu ditelusuri agar dapat diketahui apakah disebabkan kelalaian, faktor alam, atau memang ada pihak yang sengaja membakar lahan.

Ia juga mempertanyakan hingga kini belum adanya pelaku pembakaran lahan yang ditangkap. Kondisi itu dinilai perlu menjadi perhatian Polda Kaltara agar pengusutan kasus karhutla dapat dilakukan secara lebih serius.

“Sampai hari ini belum ada yang ditangkap. Mudah-mudahan Pak Kapolda bisa lebih serius dan fokus. Aturan dan undang-undang sudah ada, perda kita tentang lingkungan dalam kawasan hutan juga sudah ada, tinggal dilaksanakan,” katanya.

Advertisement

Menurut Achmad, aparat tidak semestinya langsung menerima alasan umum mengenai penyebab kebakaran tanpa melakukan penelusuran lebih jauh. Ia menilai kemungkinan adanya pembakaran yang disengaja harus dibuktikan melalui proses penyelidikan di lapangan.

“Jangan sampai alasan klasik seperti puntung rokok dijadikan dalih, padahal sebenarnya bisa ditelusuri,” pungkasnya. (zac/jnr)

Advertisement
Editor : Januriansyah RT

Artikel Terkait

Karhutla Masih Terjadi di Tarakan, Penyebabnya Belum Diketahui

Karhutla Masih Terjadi di Tarakan, Penyebabnya Belum Diketahui

Meski pemerintah terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), namun hingga saat ini karhutla masih terjadi di sejumlah da

Karhutla di Tarakan Capai 80 Hektare, Polisi Dalami Dugaan Kesengajaan

Karhutla di Tarakan Capai 80 Hektare, Polisi Dalami Dugaan Kesengajaan

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Tarakan telah meluas hingga sekitar 80 hektare. Banyaknya titik kebakaran membuat kepolisian ti

Setengah Hektare Lahan Terbakar di Sesayap Selor Tana Tidung, Polisi dan PMK Bergerak Cepat

Setengah Hektare Lahan Terbakar di Sesayap Selor Tana Tidung, Polisi dan PMK Bergerak Cepat

Kebakaran lahan di Desa Sesayap Selor, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung, berhasil dipadamkan sebelum meluas ke area sekitarnya

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer