Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sekolah di Tarakan Didorong Tambah CCTV di Titik Rawan

Z
Penulis: Zakaria RT❯
ILUSTRASI CCTV AI
ILUSTRASI CCTV AI

Advertisement

TARAKAN – Upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi peserta didik terus didorong melalui penguatan pengawasan di lingkungan satuan pendidikan. Salah satunya dengan menambah kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV), khususnya pada sejumlah titik yang dinilai rawan dan membutuhkan pemantauan lebih.

Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan Kota Tarakan, Edhy Pujianto mengatakan, kebutuhan penambahan CCTV telah ditekankan kepada sekolah sejak proses konsultasi penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS). Sekolah yang fasilitas pengawasannya masih minim diminta mempertimbangkan penambahan CCTV sesuai kebutuhan.

“Di awal-awal kemarin waktu mereka konsultasi, kita tekankan dalam rangka mencegah, fasilitas CCTV itu ditambahkan di setiap sekolah. Bagi yang kurang, ditambahkan,” katanya, Jumat (21/8).

Advertisement

Menurutnya, pengadaan maupun penambahan CCTV dapat menggunakan alokasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) reguler. Namun, penggunaannya tetap disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan dan harus masuk dalam perencanaan sekolah.

Penempatan CCTV juga tidak harus dilakukan secara merata di seluruh area sekolah. Sekolah dapat memprioritaskan lokasi yang minim pengawasan, termasuk area yang minim pencahayaan dan titik yang berpotensi menjadi tempat terjadinya perundungan antarsiswa.

“Misalnya di lorong-lorong gelap, kemudian di tempat-tempat yang berpotensi untuk anak-anak itu biasanya melakukan perundungan, itu ditambah,” ujarnya.

Advertisement

Edhy menilai keberadaan CCTV memiliki fungsi penting dalam membantu sekolah melakukan pencegahan sekaligus mengetahui kronologi apabila terjadi persoalan di lingkungan pendidikan. Rekaman kamera dapat menjadi bahan bagi pihak sekolah untuk melihat kembali kejadian yang berlangsung.

“Minimal bisa mencegah dan bisa merekam nanti apa-apa yang dilakukan di anak-anak situ, sehingga bisa membantu mencari solusi ketika ada persoalan-persoalan yang terjadi,” katanya.

Meski demikian, penambahan fasilitas pengawasan tersebut tetap diserahkan berdasarkan kondisi masing-masing sekolah. Sebab, kebutuhan dan karakteristik lingkungan setiap satuan pendidikan berbeda, sehingga sekolah perlu menentukan titik yang dianggap paling membutuhkan pengawasan.

Dinas Pendidikan Kota Tarakan berharap penguatan fasilitas tersebut dapat menjadi bagian dari upaya preventif sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman. CCTV juga diharapkan tidak hanya digunakan setelah terjadi persoalan, tetapi mampu membantu mencegah potensi kejadian yang tidak diinginkan.

Advertisement
Editor : Januriansyah RT

Artikel Terkait

Dijanjikan Gaji Dilunasi 9 November, Buruh Intracawood Batal Mogok Kerja

Dijanjikan Gaji Dilunasi 9 November, Buruh Intracawood Batal Mogok Kerja

Ancaman mogok kerja ratusan buruh PT Intracawood Manufacturing yang dijadwalkan berlangsung Jumat (6/11) akhirnya tidak terealisasi. Pekerja

Hindari Konsekuensi Pidana, Status Tanah yang Didaftarkan ke BPN Tarakan Harus Jelas

Hindari Konsekuensi Pidana, Status Tanah yang Didaftarkan ke BPN Tarakan Harus Jelas

Kepastian status kepemilikan tanah di kawasan Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) PT Pertamina EP khususnya di RT 16 Kelurahan Kampung Satu Ski

Tindaklanjuti SE Kapolri, Penggunaan Vape oleh Personel Polres Tarakan Dilarang

Tindaklanjuti SE Kapolri, Penggunaan Vape oleh Personel Polres Tarakan Dilarang

Kebiasaan menggunakan rokok elektrik atau vape kini bisa berujung persoalan serius bagi anggota Polri di lingkungan Polres Tarakan. Tidak ha

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer