Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sensus Ekonomi di Tarakan Jangkau Lebih dari 90 Persen Target

Z
Penulis: Zakaria RT❯
MENDATA : Petugas Sensus Ekonomi melakukan pendataan ke rumah. ISTIMEWA
MENDATA : Petugas Sensus Ekonomi melakukan pendataan ke rumah. ISTIMEWA

Advertisement

TARAKAN - Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kota Tarakan masih terus berlangsung meski telah melewati target penyelesaian lapangan yang sebelumnya ditetapkan pada 12 Agustus. Hingga saat ini, proses pendataan disebut telah menjangkau lebih dari 90 persen unit usaha atau target pendataan yang ditetapkan Badan Pusat Statistik (BPS) Tarakan.

Kepala BPS Tarakan, Umar Riyadi mengatakan, capaian tersebut mencakup proses pendataan di lapangan maupun data yang telah disubmit oleh petugas. BPS masih terus melakukan penelusuran terhadap responden yang belum berhasil ditemui, terutama kelompok masyarakat yang memiliki aktivitas pekerjaan dengan waktu kerja tertentu.

“Kalau progres untuk lapangan, termasuk selain lapangan juga sudah submit, itu sudah menjangkau lebih dari 90 persen dari target yang menjadi sasaran. Lebih dari 90 persen,” ujarnya, Selasa (18/8).

Advertisement

Menurutnya, masih terdapat sejumlah kendala dalam proses penyelesaian pendataan. Salah satunya berkaitan dengan responden yang bekerja sebagai petambak.

Petugas yang datang pada siang hari terkadang tidak menemukan responden karena masih berada di lokasi tambak, sementara ketika didatangi kembali pada waktu tertentu, responden sudah kembali beraktivitas atau berada di lokasi lain.

“Kalau bicara kendala, secara umum tetap ada. Contohnya petambak, sudah beberapa kali didatangi tetapi belum kembali dari tambak. Kami masih menunggu karena kontrak petugas sampai dengan 31 Agustus, jadi masih ada waktu untuk penyelesaian seperti itu,” jelasnya.

Advertisement

Umar mengakui, kondisi tersebut membuat penyelesaian sensus melewati target awal 12 Agustus. Namun, BPS masih memiliki waktu hingga akhir Agustus untuk memastikan pendataan dapat diselesaikan secara maksimal.

“Artinya saat ini sudah melewati target, iya betul. Untuk mengejar penyelesaian, kami juga menerjunkan pegawai organik untuk membantu petugas lapangan. Bahkan, kegiatan tersebut dilakukan setiap hari, termasuk memanfaatkan waktu Sabtu dan Minggu," urainya. (zac/jnr)

Advertisement
Editor : Januriansyah RT

Artikel Terkait

Data Penonaktifan PBI-JK Berubah, Tarakan Tunggu Kepastian dari Pusat

Data Penonaktifan PBI-JK Berubah, Tarakan Tunggu Kepastian dari Pusat

Perubahan data penerima bantuan jaminan kesehatan kembali menjadi perhatian pemerintah daerah. Di tengah upaya memastikan bantuan tepat sasa

Inflasi Tarakan Terkendali, Harga Tiket Pesawat hingga Sayuran Turun

Inflasi Tarakan Terkendali, Harga Tiket Pesawat hingga Sayuran Turun

Pergerakan harga sejumlah kebutuhan masyarakat menjelang akhir tahun masih menjadi perhatian. Meski tekanan harga di Kota Tarakan relatif te

Tarakan Jadi Kota Wakaf, Aset dan Dana Wakaf Didorong Lebih Produktif

Tarakan Jadi Kota Wakaf, Aset dan Dana Wakaf Didorong Lebih Produktif

Penunjukan Tarakan sebagai salah satu Kota Wakaf pada 2026 membawa harapan baru bagi pengembangan pengelolaan wakaf di daerah. Tidak sekadar

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer