Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPBD Catat 329 Bencana Alam Terjadi di Tarakan Sepanjang 2025

Z
Penulis: Zakaria RT❯
BENCANA ALAM: Ilustrasi dampak gempa di Kota Tarakan.
BENCANA ALAM: Ilustrasi dampak gempa di Kota Tarakan.

TARAKAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan menjelaskan sepanjang tahun 2025 Kota Tarakan berada dalam kondisi kewaspadaan tinggi menyusul banyaknya peristiwa bencana yang terjadi. Tercatat sedikitnya 329 kejadian bencana melanda berbagai wilayah, mulai dari cuaca ekstrem hingga tanah longsor.


Advertisement

Kepala BPBD Tarakan Yonsep menerangkan, dari ratusan kejadian bencana alam yang terjadi sepanjang 2025, tercatat dua orang warga dilaporkan meninggal dunia. Korban meninggal masing-masing akibat peristiwa kebakaran dan tanah longsor yang terjadi di lokasi berbeda. Selain menelan korban jiwa, bencana juga berdampak langsung pada ratusan warga.

"Berdasarkan rekapitulasi BPBD, cuaca ekstrem menjadi jenis bencana yang paling sering terjadi dengan total 114 kejadian. Selanjutnya disusul tanah longsor sebanyak 64 kejadian. Sementara kebakaran hutan dan lahan tercatat 15 kejadian, dan banjir hanya terjadi tiga kali sepanjang tahun," ujarnya, Minggu (18/1).

"Total warga yang terdampak sepanjang 2025 mencapai 732 orang. Dampak paling besar terjadi saat gempa bumi pada November 2025. Saat itu, jumlah warga terdampak mencapai 378 jiwa. Sebagian besar kejadian bencana terjadi di kawasan yang sejak lama masuk dalam peta wilayah rawan bencana. Untuk kejadian tanah longsor, titik-titik rawan masih terkonsentrasi di kawasan Kampung Bugis, Gunung Lingkas serta Juata Permai," sambungnya.

Advertisement

Adapun terkait banjir, Yonsep menuturkan bahwa kejadian di Tarakan umumnya berupa genangan air akibat pasang air laut yang menghambat aliran air hujan. Kondisi tersebut kerap terjadi di beberapa wilayah seperti Karanganyar dan Gunung Lingkas, namun tidak tergolong banjir besar.

"Kami terus melakukan berbagai langkah mitigasi untuk menekan risiko bencana. Upaya itu antara lain melalui sosialisasi kebencanaan kepada masyarakat, pemasangan rambu peringatan di kawasan rawan, serta pelibatan aktif warga dan aparatur kelurahan. Kami terus mendorong upaya pencegahan, baik melalui edukasi maupun pemasangan rambu peringatan agar masyarakat lebih waspada,” urainya.

Lanjutnya, untuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pihaknya menilai situasi pada 2025 relatif lebih terkendali dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini tidak lepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat serta dukungan berbagai pihak, termasuk pelaku usaha. Meski demikian, ia tetap mengimbau masyarakat agar tidak lengah.

Advertisement

Potensi cuaca ekstrem masih diperkirakan terjadi, sehingga warga yang bermukim di wilayah rawan longsor dan angin kencang diminta meningkatkan kewaspadaan guna mencegah jatuhnya korban jiwa.

"Potensi cuaca ekstrem masih berpotensi terutama pada musim penghujan. Kami mengimbau warga yang bermukim di daerah rawan longsor, banjir, maupun angin kencang diminta meningkatkan kewaspadaan guna menghindari jatuhnya korban jiwa dan kerugian yang lebih besar," pungkasnya. (zac/jnr)

Advertisement
Editor : Januriansyah RT

Artikel Terkait

Dijanjikan Gaji Dilunasi 9 November, Buruh Intracawood Batal Mogok Kerja

Dijanjikan Gaji Dilunasi 9 November, Buruh Intracawood Batal Mogok Kerja

Ancaman mogok kerja ratusan buruh PT Intracawood Manufacturing yang dijadwalkan berlangsung Jumat (6/11) akhirnya tidak terealisasi. Pekerja

Hindari Konsekuensi Pidana, Status Tanah yang Didaftarkan ke BPN Tarakan Harus Jelas

Hindari Konsekuensi Pidana, Status Tanah yang Didaftarkan ke BPN Tarakan Harus Jelas

Kepastian status kepemilikan tanah di kawasan Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) PT Pertamina EP khususnya di RT 16 Kelurahan Kampung Satu Ski

Tindaklanjuti SE Kapolri, Penggunaan Vape oleh Personel Polres Tarakan Dilarang

Tindaklanjuti SE Kapolri, Penggunaan Vape oleh Personel Polres Tarakan Dilarang

Kebiasaan menggunakan rokok elektrik atau vape kini bisa berujung persoalan serius bagi anggota Polri di lingkungan Polres Tarakan. Tidak ha

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer