0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Operasi SAR Korban Longboat Tenggelam di Perairan Tana Merah Kabupaten Tana Tidung Dihentikan

Sophian Hadi • Jumat, 27 Maret 2026 | 22:11 WIB

NIHIL: Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di satu korban longboat tenggelam di hari ketujuh, Jumat (27/3).(FOTO: DOK SAR TARAKAN)
NIHIL: Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di satu korban longboat tenggelam di hari ketujuh, Jumat (27/3).(FOTO: DOK SAR TARAKAN)

TIDENG PALE – Setelah tujuh hari melakukan pencarian, Tim SAR Gabungan resmi menghentikan operasi pencarian korban kecelakaan longboat tenggelam di Perairan Tanah Merah, Kecamatan Tana Lia, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara.

Kepala Kantor SAR Tarakan, Syahril, menyampaikan bahwa hingga hari ketujuh, Jumat (27/3), pencarian terhadap satu korban yang masih hilang belum membuahkan hasil.


“Pada pukul 15.45 WITA, tim SAR gabungan telah melaksanakan pencarian dengan metode visual sesuai rencana operasi hari ketujuh, dengan hasil nihil. Berdasarkan koordinasi dan kesepakatan dengan keluarga korban, operasi SAR dihentikan,” ujarnya.


Pada pukul 16.00 WITA, seluruh unsur SAR melaksanakan debriefing. Operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup, serta seluruh personel dikembalikan ke satuan masing-masing.

Seperti diketahui, dalam insiden tersebut, longboat membawa tiga orang. Satu korban selamat, satu korban ditemukan meninggal dunia, dan satu korban lainnya masih belum ditemukan hingga operasi dihentikan.


Korban selamat diketahui bernama Mahmud (50), warga Sebengkok. Sementara Sudirman (48), warga Jembatan Besi, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sedangkan Ruslan (49), warga Sebengkok, hingga kini masih dalam pencarian.


Operasi SAR melibatkan Kantor SAR Tarakan, KPLP Bunyu, Posal Bunyu, Polsek Tana Lia, UPP Bunyu, serta keluarga dan masyarakat setempat. Peralatan yang digunakan antara lain Rescue Dimex, Rigid Inflatable Boat (RIB) 03, perlengkapan medis, dan alat komunikasi.


Selama operasi berlangsung, tidak ditemukan kendala berarti. Kondisi cuaca di lokasi pencarian juga terpantau cerah.


Kecelakaan terjadi pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 03.30 WITA.

Longboat yang ditumpangi tiga orang tersebut tenggelam akibat diterjang badai di perairan Tanah Merah.


Informasi kejadian pertama kali dilaporkan oleh korban selamat kepada Polairud Polda Kalimantan Utara, yang kemudian diteruskan ke Kantor SAR Tarakan untuk dilakukan operasi pencarian dan pertolongan.(ana/ana)

 

Editor : Sophian Hadi